-
Persija Jakarta serius membidik Ragnar Oratmangoen untuk memperkuat komposisi tim pada putaran kedua.
-
Kontrak Ragnar di FCV Dender segera habis dan menit bermainnya di Belgia sangat terbatas.
-
Manajemen Persija bergerak senyap guna mendatangkan pemain keturunan berkualitas demi mendongkrak performa klub.
Perjalanan karir Ragnar Oratmangoen di musim 2025/2026 ini memang tidak berjalan dengan mulus.
Sejak awal musim, pemain yang akrab disapa Wak Haji ini sering berurusan dengan tim medis.
Ia sempat melewatkan banyak laga pada periode Juli hingga Agustus akibat menderita infeksi serius.
Nasib kurang beruntung kembali menimpa dirinya ketika mengalami cedera lutut yang cukup parah.
Masalah fisik tersebut membuatnya harus menepi dari lapangan hijau sejak akhir November 2025 lalu.
Akibat rangkaian cedera tersebut, kontribusi Ragnar untuk FCV Dender musim ini terlihat sangat terbatas.
Tercatat ia baru turun ke lapangan sebanyak 10 kali dalam seluruh ajang kompetisi resmi.
Meski jarang tampil, ia sempat menunjukkan ketajamannya dengan mengoleksi satu gol untuk timnya.
Persija Jakarta pun memantau situasi ini sebagai peluang untuk menambah daya dobrak lini depan.
Baca Juga: 3 Pekan Menepi, Bek Asal Jepang Segera Kembali Perkuat PSIM Yogyakarta
Kehadiran pemain berpengalaman internasional tentu sangat dinantikan oleh basis pendukung setia, The Jakmania.
Meskipun rumor kian kencang, manajemen Persija Jakarta belum memberikan pernyataan hitam di atas putih.
Namun, Bos Persija sudah sempat memberikan isyarat mengenai ketertarikan klub terhadap pemain keturunan.
Hal ini terungkap dalam sebuah sesi tanya jawab yang dilakukan oleh petinggi klub beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa nama Ragnar memang sudah lama masuk dalam daftar pantauan tim.
Publik kini menantikan langkah konkret dari manajemen untuk mewujudkan transfer prestisius di awal tahun ini.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, pernah melontarkan pernyataan menarik terkait perburuan pemain tim nasional tersebut.
"Saya gak tahu apakah itu (pemain lokal yang dibidik pelatih) Thom Haye, apakah itu (Ragnar) Oratmangoen, saya gak tahu," kata Mohamad Prapanca, bos Persija pada 13 Juni lalu.
"Kan (Rafael) Struick juga ada (tanpa klub). Kok gak ditanya," tutur Prapanca.
Meski pada akhirnya Rafael Struick memilih bergabung ke Dewa United, situasi Ragnar kini berbeda.
Ragnar masih berstatus pemain di klub Eropa namun dengan kondisi yang sedang tidak menentu.
Persija nampaknya belajar dari kegagalan mendapatkan Struick dengan bergerak lebih senyap pada bursa transfer.
Kebutuhan akan penyerang sayap yang memiliki teknik mumpuni menjadi prioritas utama sang pelatih saat ini.
Kehadiran pemain sekaliber Ragnar diharapkan mampu memberikan warna baru dalam skema serangan Macan Kemayoran.
Dukungan finansial dari sponsor juga dikabarkan siap menyokong kepindahan pemain-pemain bintang ke ibu kota.
Kini semua mata tertuju pada pergerakan manajemen Persija di jendela transfer musim dingin ini.
Para pendukung Persija berharap manajemen tidak kehilangan momentum untuk mendapatkan tanda tangan pemain berkualitas.
Kedatangan Ragnar Oratmangoen diprediksi akan meningkatkan nilai jual kompetisi Liga 1 secara keseluruhan.
Pengalaman bertanding di kasta tertinggi sepak bola Eropa menjadi nilai plus yang sangat berharga.
Jika transfer ini terwujud, Persija akan memiliki lini depan yang sangat menakutkan bagi lawan.
Mari kita nantikan perkembangan selanjutnya mengenai nasib Ragnar Oratmangoen apakah tetap di Eropa atau ke Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Investor Masih Senang Ambil Cuan, IHSG Tersungkur ke Level 6.300
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?
-
BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan
-
PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter