-
Juventus sukses mengalahkan Benfica dengan skor 2-0 lewat gol Thuram dan McKennie.
-
Luciano Spalletti mengakui timnya kesulitan menguasai bola sebelum akhirnya mencetak gol kemenangan.
-
Kemenangan ini membawa Juventus ke peringkat 15 dan wajib menang melawan Monaco.
Suara.com - Kemenangan krusial berhasil diamankan oleh raksasa Italia, Juventus, saat menjamu wakil Portugal, Benfica.
Pertandingan ketujuh fase liga Liga Champions tersebut berlangsung di markas kebesaran mereka, Stadion Allianz, Turin.
Dua gol tanpa balas menjadi penentu dominasi tim asuhan Luciano Spalletti pada laga yang digelar Rabu waktu setempat.
Meski meraih poin penuh, sang pelatih memberikan catatan khusus mengenai jalannya pertandingan yang tidak berjalan mudah.
Spalletti mengungkapkan rasa lega karena anak asuhnya mampu mengonversi peluang menjadi gol kemenangan yang sangat berharga.
Analisis Spalletti Mengenai Kesulitan Tim
Kondisi lapangan menunjukkan bahwa tim tamu memberikan perlawanan yang cukup sengit sejak peluit pertama dibunyikan.
Juru taktik asal Italia itu tidak memungkiri bahwa penguasaan bola timnya sempat mengalami kendala signifikan.
"Kami sedikit kesulitan merebut bola kembali di babak kedua dibandingkan babak pertama, tetapi kami berhasil mencetak dua gol dan juga mengenai tiang gawang. Tidak banyak ruang di dalam kotak penalti, jadi kami harus benar-benar menciptakan peluang," ungkap Spalletti.
Kesulitan dalam menembus area penalti lawan memaksa para pemain Juventus bekerja lebih keras dari biasanya.
Baca Juga: Senyum Pahit Hansi Flick: Barcelona Menang 4-2, Pedri Alami Cedera Mengkhawatirkan
Kreativitas di lini tengah menjadi kunci utama bagi tim berjuluk Si Nyonya Tua untuk membongkar rapatnya barisan pertahanan.
Momentum Kebangkitan Juventus di Babak Kedua
Kebuntuan serangan tuan rumah akhirnya terpecahkan melalui aksi gemilang pemain mereka setelah turun minum.
Khephren Thuram menjadi aktor pertama yang merobek jala gawang Benfica dan mengubah skor di papan digital.
Tidak lama berselang, giliran Weston McKennie yang menggandakan keunggulan melalui penyelesaian akhir yang sangat tenang.
Dua gol di babak kedua tersebut membuktikan efektivitas serangan balik yang diterapkan oleh strategi kepelatihan Spalletti.
Tambahan tiga poin ini secara otomatis mendongkrak posisi Juventus dalam tabel klasemen sementara kompetisi paling bergengsi Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Waspada! 3 Bintang Eropa Milik Bulgaria Siap Acak-acak Pertahanan Timnas Indonesia di Jakarta
-
Ivar Jenner Mendadak Menghilang
-
Mengenal Kelme, Brand Legendaris Spanyol yang Dikabarkan Jadi Apparel Baru Timnas Indonesia
-
Selamat Tinggal Erspo? Timnas Indonesia Segera Punya Jersey Baru
-
Kelas Dunia! Ini Venue untuk Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia
-
Hansi Flick Pusing Jelang Barcelona Hadapi Laga Hidup Mati Kontra Eks Klub Kevin Diks
-
Alfeandra Dewangga Ingin Cetak Sejarah Bersama PersibBandung
-
Rahasia Gol Free Kick Ciamik Dominik Szoboszlai
-
Miliano Jonathans Usai Cetak Gol Debut di Excelsior: Perasaannya Campur Aduk
-
Peta Peluang Lolos 16 Besar Liga Champions: Nasib Chelsea, Liverpool, Man City, dan Barcelona