Bola / Bola Dunia
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:28 WIB
Hasil buruk melawan Bodo/Glimt memicu reaksi keras dari Erling Haaland, yang secara terbuka menyebut penampilan timnya sebagai sesuatu yang memalukan. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Manchester City kalah 3-1 dari Bodo/Glimt di Norwegia dalam laga Liga Champions, memicu reaksi keras.
  • Erling Haaland menyebut penampilan timnya memalukan dan meminta maaf langsung kepada para pendukung yang hadir.
  • Kekalahan ini membuat posisi City di fase grup Liga Champions belum aman, ditentukan di laga terakhir melawan Galatasaray.

Suara.com - Manchester City menelan kekalahan mengejutkan di ajang Liga Champions setelah takluk 3-1 dari Bodo/Glimt di Norwegia.

Hasil buruk tersebut memicu reaksi keras dari striker andalan City, Erling Haaland, yang secara terbuka menyebut penampilan timnya sebagai sesuatu yang memalukan.

City dibuat tak berkutik oleh permainan agresif tuan rumah.

Dua gol Kasper Hogh serta satu gol indah dari Jens Petter Hauge memastikan kemenangan sensasional Bodo/Glimt.

Manchester City sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Rayan Cherki pada menit ke-60, namun peluang bangkit langsung pupus setelah Rodri diusir wasit usai menerima dua kartu kuning hanya dalam rentang 54 detik.

Usai laga, Haaland tak berusaha mencari kambing hitam. Penyerang asal Norwegia itu justru menyalahkan dirinya sendiri dan para pemain senior City.

“Ini tidak cukup baik. Kami Manchester City, kami tidak boleh bermain seperti ini,” ujar Haaland kepada TNT Sports.

“Saya bertanggung jawab penuh, bersama Rodri, Tijjani Reijnders, para pemain berpengalaman. Pada akhirnya, ini pantas kami terima.”

Haaland juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada para pendukung City yang datang jauh-jauh ke Skandinavia.

Baca Juga: Manchester United Terlempar dari 5 Besar Klub Terkaya Dunia, Real Madrid Raup Lebih dari Rp21 T

“Saya minta maaf kepada setiap pendukung City yang datang hari ini. Ini memalukan. Saya tidak punya jawaban,” tegasnya.

Kekecewaan Haaland sejalan dengan pengakuan pelatih Pep Guardiola.

Manajer asal Spanyol itu menyebut timnya tengah berada dalam kondisi rapuh, meski menilai performa City tidak seburuk hasil yang didapat.

“Kami merasa seperti semuanya berjalan salah sejak awal tahun. Banyak detail kecil yang merugikan kami,” kata Guardiola.

“Kami kehilangan banyak pemain penting dan itu membuat kami sedikit rapuh, seperti yang pernah terjadi musim lalu.”

Kekalahan ini membuat nasib Manchester City di fase grup Liga Champions belum aman. Peluang lolos ke babak 16 besar kini akan ditentukan pada laga terakhir melawan Galatasaray pekan depan.

Load More