- Manchester City kalah 3-1 dari Bodo/Glimt di Norwegia dalam laga Liga Champions, memicu reaksi keras.
- Erling Haaland menyebut penampilan timnya memalukan dan meminta maaf langsung kepada para pendukung yang hadir.
- Kekalahan ini membuat posisi City di fase grup Liga Champions belum aman, ditentukan di laga terakhir melawan Galatasaray.
Suara.com - Manchester City menelan kekalahan mengejutkan di ajang Liga Champions setelah takluk 3-1 dari Bodo/Glimt di Norwegia.
Hasil buruk tersebut memicu reaksi keras dari striker andalan City, Erling Haaland, yang secara terbuka menyebut penampilan timnya sebagai sesuatu yang memalukan.
City dibuat tak berkutik oleh permainan agresif tuan rumah.
Dua gol Kasper Hogh serta satu gol indah dari Jens Petter Hauge memastikan kemenangan sensasional Bodo/Glimt.
Manchester City sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Rayan Cherki pada menit ke-60, namun peluang bangkit langsung pupus setelah Rodri diusir wasit usai menerima dua kartu kuning hanya dalam rentang 54 detik.
Usai laga, Haaland tak berusaha mencari kambing hitam. Penyerang asal Norwegia itu justru menyalahkan dirinya sendiri dan para pemain senior City.
“Ini tidak cukup baik. Kami Manchester City, kami tidak boleh bermain seperti ini,” ujar Haaland kepada TNT Sports.
“Saya bertanggung jawab penuh, bersama Rodri, Tijjani Reijnders, para pemain berpengalaman. Pada akhirnya, ini pantas kami terima.”
Haaland juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada para pendukung City yang datang jauh-jauh ke Skandinavia.
Baca Juga: Manchester United Terlempar dari 5 Besar Klub Terkaya Dunia, Real Madrid Raup Lebih dari Rp21 T
“Saya minta maaf kepada setiap pendukung City yang datang hari ini. Ini memalukan. Saya tidak punya jawaban,” tegasnya.
Kekecewaan Haaland sejalan dengan pengakuan pelatih Pep Guardiola.
Manajer asal Spanyol itu menyebut timnya tengah berada dalam kondisi rapuh, meski menilai performa City tidak seburuk hasil yang didapat.
“Kami merasa seperti semuanya berjalan salah sejak awal tahun. Banyak detail kecil yang merugikan kami,” kata Guardiola.
“Kami kehilangan banyak pemain penting dan itu membuat kami sedikit rapuh, seperti yang pernah terjadi musim lalu.”
Kekalahan ini membuat nasib Manchester City di fase grup Liga Champions belum aman. Peluang lolos ke babak 16 besar kini akan ditentukan pada laga terakhir melawan Galatasaray pekan depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Detik-detik Bulgaria Porak-porandakan Gawang Timnas Indonesia di GBK, Semoga Sejarah Tak Terulang
-
Tambah Daya Gedor, Dewa United Kenalkan Bomber Liga India Sebagai Amunisi Baru
-
Trofi Asli Piala Dunia 2026 Sambangi Jakarta, Ribuan Warga Antusias
-
Tendangan Kungfu Kembali Terjadi di Liga 4, Kiper PSIR Rembang Dihukum Seumur Hidup
-
Bukan Cuma Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Juga Bisa Bela Suriname Namun Pilihannya Berkarir di
-
Kenapa Spalletti Ngamuk ke Fans saat Juventus Hajar Benfica 2-0?
-
Siapa Juwensley Onstein? Calon Bek Anyar AC Milan, Kakeknya Lahir di Medan
-
Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Selangkah Lagi Gabung AC Milan
-
Jadwal Gila Inter, Pasukan Chivu Langsung Hadapi Pisa Kurang dari 72 Jam Usai Kalah dari Arsenal
-
Siap Main di Mana Saja, Eliano Reijnders Fokus Kawal Persib Hadapi PSBS Biak