Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:19 WIB
John Herdman dianggap lebih kompeten melatih ketimbang Patrick Kluivert. (instagram.com/@officialjohnherdman)
Baca 10 detik
  • The Guardian Inggris menyoroti John Herdman sebagai arsitek baru Timnas Indonesia, membandingkannya dengan Patrick Kluivert.
  • Kluivert dinilai punya nama besar namun karier kepelatihan kurang mentereng, berbeda dengan Herdman yang sukses di Kanada.
  • Media Inggris menilai rekam jejak kepelatihan superior Herdman, termasuk meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022, lebih penting.

Suara.com - Penunjukan John Herdman sebagai arsitek baru Timnas Indonesia tidak hanya menjadi berita besar di dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian media internasional.

Salah satu media kenamaan Inggris, The Guardian secara khusus menyoroti kapasitas sang pelatih dan membandingkannya secara langsung dengan pendahulunya, Patrick Kluivert.

Dalam sebuah artikel berjudul 'John Herdman memimpin Kanada ke Piala Dunia yang lama ditunggu, apa dia mampu melakukan hal yang sama di Indonesia?' The Guardian menggarisbawahi perbedaan fundamental antara Herdman dan Kluivert.

Patrick Kluivert yang meninggalkan jejak buruk di mata suporter setelah gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026, memang memiliki nama besar sebagai mantan pemain legendaris Ajax, Barcelona, dan timnas Belanda.

Namun, karier kepelatihannya dinilai kurang mentereng, dengan catatan singkat di Curacao, Adana Demirspor, hingga akhirnya bersama Timnas Indonesia.

Di sisi lain, John Herdman datang dengan profil yang berkebalikan. Ia tidak memiliki riwayat sebagai pemain profesional, namun rekam jejaknya sebagai juru taktik sangat impresif.

Ia sukses membawa timnas putri Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012, 2016) sebelum mengukir sejarah dengan meloloskan timnas putra Kanada ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun penantian.

The Guardian menilai, perbedaan latar belakang inilah yang membuat Herdman menjadi pilihan yang jauh lebih kompeten untuk proyek jangka panjang Timnas Indonesia.

"Herdman tidak mempunyai riwayat bermain yang dimiliki mantan penyerang Ajax dan Barcelona (Kluivert)," tulis The Guardian.

Baca Juga: Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Selangkah Lagi Gabung AC Milan

"Tetapi riwayat melatihnya jauh lebih superior," lanjut laporan tersebut.

Media tersebut juga menyoroti pendekatan pragmatis Herdman yang diyakini akan menjadi kunci suksesnya dalam beradaptasi dengan tantangan baru di Asia Tenggara.

"Pragmatisme akan membantu, terutama ketika ia beradaptasi dengan pekerjaan baru (di timnas Indonesia)," urai The Guardian.

Analisis ini seolah menegaskan bahwa untuk membangun sebuah tim nasional, rekam jejak kepelatihan yang terbukti jauh lebih berharga daripada nama besar sebagai mantan pemain.

Hal ini menjadi sinyal positif di awal era kepemimpinan John Herdman, yang diharapkan bisa membawa stabilitas dan prestasi jangka panjang bagi Skuad Garuda.

Load More