- The Guardian Inggris menyoroti John Herdman sebagai arsitek baru Timnas Indonesia, membandingkannya dengan Patrick Kluivert.
- Kluivert dinilai punya nama besar namun karier kepelatihan kurang mentereng, berbeda dengan Herdman yang sukses di Kanada.
- Media Inggris menilai rekam jejak kepelatihan superior Herdman, termasuk meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022, lebih penting.
Suara.com - Penunjukan John Herdman sebagai arsitek baru Timnas Indonesia tidak hanya menjadi berita besar di dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian media internasional.
Salah satu media kenamaan Inggris, The Guardian secara khusus menyoroti kapasitas sang pelatih dan membandingkannya secara langsung dengan pendahulunya, Patrick Kluivert.
Dalam sebuah artikel berjudul 'John Herdman memimpin Kanada ke Piala Dunia yang lama ditunggu, apa dia mampu melakukan hal yang sama di Indonesia?' The Guardian menggarisbawahi perbedaan fundamental antara Herdman dan Kluivert.
Patrick Kluivert yang meninggalkan jejak buruk di mata suporter setelah gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026, memang memiliki nama besar sebagai mantan pemain legendaris Ajax, Barcelona, dan timnas Belanda.
Namun, karier kepelatihannya dinilai kurang mentereng, dengan catatan singkat di Curacao, Adana Demirspor, hingga akhirnya bersama Timnas Indonesia.
Di sisi lain, John Herdman datang dengan profil yang berkebalikan. Ia tidak memiliki riwayat sebagai pemain profesional, namun rekam jejaknya sebagai juru taktik sangat impresif.
Ia sukses membawa timnas putri Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012, 2016) sebelum mengukir sejarah dengan meloloskan timnas putra Kanada ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun penantian.
The Guardian menilai, perbedaan latar belakang inilah yang membuat Herdman menjadi pilihan yang jauh lebih kompeten untuk proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
"Herdman tidak mempunyai riwayat bermain yang dimiliki mantan penyerang Ajax dan Barcelona (Kluivert)," tulis The Guardian.
Baca Juga: Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Selangkah Lagi Gabung AC Milan
"Tetapi riwayat melatihnya jauh lebih superior," lanjut laporan tersebut.
Media tersebut juga menyoroti pendekatan pragmatis Herdman yang diyakini akan menjadi kunci suksesnya dalam beradaptasi dengan tantangan baru di Asia Tenggara.
"Pragmatisme akan membantu, terutama ketika ia beradaptasi dengan pekerjaan baru (di timnas Indonesia)," urai The Guardian.
Analisis ini seolah menegaskan bahwa untuk membangun sebuah tim nasional, rekam jejak kepelatihan yang terbukti jauh lebih berharga daripada nama besar sebagai mantan pemain.
Hal ini menjadi sinyal positif di awal era kepemimpinan John Herdman, yang diharapkan bisa membawa stabilitas dan prestasi jangka panjang bagi Skuad Garuda.
Berita Terkait
-
Dony Tri Pamungkas Siap Rebut Hati John Herdman Saat Persija vs Madura United
-
Lille Petik Kekalahan atas Celta Vigo di Liga Europa, Calvin Verdonk Cuma Main 3 Menit
-
Blunder Dean James Jadi Awal Petaka Go Ahead Eagles di Liga Europa, Diganjar Rating Terendah
-
Kabar Buruk untuk 4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand, Kuota Pemain ASEAN Dihapus
-
Detik-detik Bulgaria Porak-porandakan Gawang Timnas Indonesia di GBK, Semoga Sejarah Tak Terulang
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi