Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:24 WIB
Shayne Pattynama (IG Shayne Pattynama)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta resmi merekrut Shayne Pattynama dengan kontrak jangka panjang berdurasi 2,5 musim.

  • Direktur Persija optimis Shayne membawa mental juara berdasarkan pengalaman karirnya di liga Eropa.

  • Shayne Pattynama memiliki catatan statistik solid baik di level klub Asia maupun Timnas.

Suara.com - Persija Jakarta secara mengejutkan mengumumkan perekrutan pemain berlabel Timnas Indonesia yakni Shayne Pattynama.

Pemain bertahan yang memiliki jam terbang tinggi di Benua Biru ini diperkenalkan pada Jumat (23/1/2026).

Kedatangan bek kiri ini menjadi sinyal kuat bahwa tim asal ibu kota serius membenahi skuad.

Langkah strategis ini diambil manajemen untuk mendongkrak performa tim pada paruh kedua kompetisi mendatang.

Shayne diharapkan mampu menjadi tembok kokoh sekaligus motor serangan dari sektor sayap kiri.

Pemain naturalisasi ini mendapatkan komitmen kontrak yang cukup panjang dari manajemen Macan Kemayoran.

Setidaknya ia akan berseragam oranye hingga dua setengah musim ke depan di Liga 1.

Pihak klub bahkan menyertakan opsi perpanjangan kontrak jika performanya memenuhi ekspektasi jajaran pelatih.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan alasan mendasar di balik keputusan merekrut pemain kelahiran Belanda tersebut.

Baca Juga: Berapa Gaji Shayne Pattynama, Segini Kisaran Biaya yang Harus Disiapkan Persija

Prapanca menilai latar belakang sang pemain akan memberikan dampak instan bagi kualitas permainan tim.

Kehadiran sosok berpengalaman seperti Shayne dianggap sebagai kepingan puzzle yang hilang selama ini.

Prapanca percaya bahwa kedalaman skuad akan semakin terjaga dengan adanya rotasi pemain berkualitas dunia.

“Shayne adalah sosok dengan pengalaman yang kami butuhkan. Kehadirannya kami yakini akan memberi kontribusi nyata, memperkuat kualitas permainan maupun kedalaman skuad," kata Prapanca dalam keterangannya.

Ambisi besar Persija untuk meraih prestasi tertinggi musim ini menjadi landasan utama transfer ini.

Manajemen ingin membangun sebuah kesebelasan yang memiliki mentalitas pemenang di setiap pertandingan liga.

Setiap elemen dalam tim saat ini sedang dipersiapkan untuk menghadapi jadwal kompetisi yang sangat padat.

Prapanca menegaskan bahwa visi besar klub adalah menjadi tim yang paling kompetitif di tanah air.

"Kehadirannya menjadi bagian dari visi Persija untuk menghadirkan tim yang kompetitif, solid, dan siap menatap setiap tantangan musim ini dengan mental juara,” jelasnya.

Antusiasme tinggi langsung terpancar dari raut wajah Shayne saat pertama kali menginjakkan kaki di klub.

Ia terlihat sangat bersemangat untuk segera merumput dan membela panji Macan Kemayoran di lapangan hijau.

Pemain yang lahir di Lelystad pada 11 Agustus 1998 ini memiliki kurikulum vitae yang mentereng.

Pendidikan sepak bolanya dimulai dari akademi legendaris milik Belanda yaitu Ajax Youth.

Selain Ajax, ia juga sempat menimba ilmu di Utrecht Junior yang dikenal sebagai pabrik pemain hebat.

Gemblengan di dua akademi besar tersebut membentuk karakternya sebagai pemain bertahan yang sangat modern.

Ia dikenal memiliki kecerdasan dalam membaca alur serangan lawan serta keberanian saat membantu penetrasi.

Karier profesionalnya dimulai saat ia membela klub Telstar di Belanda pada periode 2019 hingga 2021.

Setelah itu ia memilih untuk merantau ke Liga Norwegia bersama klub kasta tertinggi Viking FK.

Tiga tahun di Norwegia cukup untuk membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi Eropa.

Petualangannya berlanjut ke Belgia dengan memperkuat KAS Eupen sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke Asia.

Thailand menjadi pelabuhan pertamanya di Asia Tenggara ketika ia menerima pinangan dari Buriram United.

Selama membela Buriram United, ia mendapatkan pengalaman berharga di berbagai ajang bergengsi sepak bola Asia.

Tercatat ia telah turun dalam enam pertandingan di kasta tertinggi Liga Thailand atau Thai League.

Ia juga sempat merasakan atmosfer ketat di ajang piala domestik melalui satu laga di Thai FA Cup.

Kualitasnya semakin teruji saat dipercaya tampil sebanyak tiga kali di ajang bergengsi AFC Champions League.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Shayne tetap berada dalam kondisi kompetitif sebelum bergabung dengan Persija Jakarta.

Reputasi Shayne tidak hanya mentereng di level klub namun juga di kancah internasional.

Ia merupakan pilar penting di sektor pertahanan Timnas Indonesia dalam berbagai ajang resmi FIFA.

Sejauh ini ia sudah mengantongi sembilan penampilan dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Selain itu ia juga aktif berpartisipasi dalam dua pertandingan uji coba internasional bersama skuad Garuda.

Pengalaman berharganya juga bertambah saat ia dipercaya turun bertanding dalam gelaran bergengsi Piala Asia.

Kini publik Jakarta menanti aksi nyata dari pemain yang memiliki daya jelajah tinggi ini di lapangan.

Kehadirannya diprediksi akan mengubah peta kekuatan persaingan di papan atas klasemen sementara Liga 1.

Dukungan penuh dari The Jakmania diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi sang pemain di setiap laga.

Dengan usia yang masih produktif, Shayne diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan klub.

Manajemen berharap transfer ini menjadi kunci keberhasilan Persija merengkuh trofi juara pada akhir musim nanti.

Load More