- AC Milan gagal mengamankan bek muda Genk, Juwensley Onstein, setelah kesepakatan transfer mereka batal mendadak.
- Barcelona kini dikabarkan berada di posisi terdepan untuk merekrut Onstein, pemain keturunan Indonesia berusia 18 tahun itu.
- Onstein, yang memiliki kakek kelahiran Medan, telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan klub raksasa LaLiga Spanyol.
Suara.com - AC Milan dikabarkan gagal mendapatkan pemain keturunan Indonesia, Juwensley Onstein. Menariknya, bek Genk tersebut dikabarkan selangkah lagi gabung ke raksasa Spanyol, Barcelona.
Barcelona dikabarkan berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan bek muda berbakat milik Genk, Juwensley Onstein.
Klub raksasa LaLiga tersebut disebut berhasil menikung AC Milan yang sebelumnya selangkah lagi menyelesaikan transfer sang pemain.
Saga transfer Onstein menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir.
Awalnya, AC Milan dilaporkan telah mencapai tahap lanjut dalam negosiasi dengan Genk.
Jurnalis transfer ternama Matteo Moretto bahkan menyebut Onstein dijadwalkan tiba di Italia pada Kamis lalu untuk menjalani tes medis.
Namun, rencana tersebut mendadak batal. Onstein tak kunjung datang ke Italia, dan Moretto kemudian mengungkapkan bahwa kesepakatan Milan–Genk gagal tepat saat kedua klub berada di fase pertukaran dokumen untuk meresmikan transfer.
Situasi tersebut dimanfaatkan Barcelona. Dalam laporan terbarunya di media sosial X, Moretto menyebut Blaugrana kini sangat dekat mencapai kesepakatan dengan Genk.
“Barcelona menginginkan Juwensley Onstein, bek tengah asal Belanda dari Jong Genk. Kesepakatan antar klub sudah mendekati final,” tulis Moretto.
Baca Juga: Here We Go! Juventus Resmi Dapatkan Striker Muslim dari Maroko, Siapa Dia?
Lebih lanjut, Barcelona disebut sangat percaya pada kualitas Onstein dan telah menyiapkan rencana pengembangan khusus untuk pemain berusia 18 tahun tersebut.
Sang pemain pun dikabarkan sudah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan klub asal Catalunya itu.
Juwensley Onstein diketahui keturunan Indonesia. Kakek dari pihak ayah lahir di Medan, Sumatera Utara.
Kecintaan pada sang kakek ditunjukkan Onstein dengan nyata. Saat mendapat kontrak profesional pertama di Genk, Onstein memilih menggunakan nomor punggung 54 karena hal tersebut terasa spesial baginya dimana kakeknya lahir pada tahun 1954.
Jika sang kakek pihak Ayah kelahiran Medan. Neneknya dari pihak ayah berasal dari Suriname. Sedangkan pada sisi Ibunya full Belanda.
Perjalanan kariernya dimulai sejak usia enam tahun di klub akademi ESA Arnhem sebagai gelandang nomor 8.
Berita Terkait
-
Here We Go! Juventus Resmi Dapatkan Striker Muslim dari Maroko, Siapa Dia?
-
Melissa Chovet, Sosok Wanita Cerdas di Balik Layvin Kurzawa Calon Bek Anyar Persib
-
Borneo FC Lambat di Bursa Transfer, Fabio Lefundes Singgung Anomali di BRI Super League
-
Rekap Bursa Transfer BRI Super League: Persija Jor-joran, Persib Kapan Umumkan Kurzawa?
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan