- Pengamat Adrian Durham menyarankan Pep Guardiola mundur dari Manchester City menyusul dua kekalahan beruntun.
- Kritik utama mencakup performa buruk, masalah keseimbangan lini tengah, serta mandulnya Erling Haaland.
- Guardiola dinilai perlu mundur karena eksperimen taktik dan penurunan performa pemain kunci sejak November 2024.
Situasi semakin membingungkan dengan minimnya peran Kalvin Phillips, yang jarang dimainkan meski bergaji tinggi.
3. Penurunan Performa Phil Foden
Phil Foden, yang digadang-gadang sebagai bintang masa depan City dan Inggris, kini tengah mengalami paceklik.
Ia sudah sembilan laga tanpa gol atau assist dan terlihat kesulitan menemukan perannya di lapangan. Durham mempertanyakan apakah Guardiola masih sosok yang tepat untuk memaksimalkan potensi Foden.
4. Obsesi pada Eksperimen Full-back
Guardiola kembali dikritik karena kegemarannya memainkan bek tengah atau gelandang sebagai full-back.
Akibatnya, pemain spesialis seperti Rayan Ait-Nouri kesulitan mendapat tempat. Pemain yang bersinar bersama Wolves itu kini minim menit bermain dan dinilai kehilangan kepercayaan diri.
5. Mandulnya Erling Haaland
Penurunan ketajaman Erling Haaland juga menjadi alarm serius.
Baca Juga: Prediksi Skor Bournemouth vs Liverpool: The Reds Cari Kemenangan Perdana Liga Inggris di 2026
Striker Norwegia itu hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi dan sudah lebih dari sebulan tidak mencetak gol dari permainan terbuka.
“Mesin gol terbaik dunia kini macet di bawah pengawasan Guardiola,” kata Durham.
Guardiola sendiri masih terikat kontrak hingga akhir musim depan setelah menandatangani perpanjangan pada November 2024.
Namun, tekanan mulai menguat seiring City tertinggal tujuh poin dari Arsenal di klasemen Liga Inggris dan terancam gagal finis delapan besar di fase liga Liga Champions.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Bournemouth vs Liverpool: The Reds Cari Kemenangan Perdana Liga Inggris di 2026
-
Sheringham Sindir Roy Keane soal Carrick, Disebut Frustasi Tak Ditunjuk Jadi Pelatih MU
-
Edin Dzeko Pilih Schalke 04 Demi Panggilan Hati, Meski Harus Turun ke Bundesliga 2 Jerman
-
Pesan Haru Casemiro Usai Umumkan Perpisahan dengan Manchester United
-
Resmi! Casemiro Tinggalkan Manchester United pada Akhir Musim
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Selangkah Lagi Gabung ke Barcelona, Pemain Keturunan Medan: Saya Seorang Pemenang!
-
Saga Transfer Pemain Keturunan Indonesia Juwensley Onstein: Gagal ke AC Milan, Gabung ke Barcelona
-
Here We Go! Juventus Resmi Dapatkan Striker Muslim dari Maroko, Siapa Dia?
-
Mikel Arteta Blak-blakan Alasan Arsenal Pilih Viktor Gyokeres ketimbang Benjamin Sesko
-
Selain Timnas Indonesia, Ini Daftar Klub Eropa dan Tim Dunia yang Gunakan Apparel Kelme
-
Shayne Pattynama Pilih Gabung ke Persija, Kapten Persib Bandung Bilang Begini
-
Bojan Hodak Buka Suara Soal Pertemuan dengan Layvin Kurzawa di Bandung
-
Melissa Chovet, Sosok Wanita Cerdas di Balik Layvin Kurzawa Calon Bek Anyar Persib
-
Borneo FC Lambat di Bursa Transfer, Fabio Lefundes Singgung Anomali di BRI Super League
-
Rekap Bursa Transfer BRI Super League: Persija Jor-joran, Persib Kapan Umumkan Kurzawa?