- Isu Persija Jakarta disebut "anak papah" ramai kembali dipicu posisi Ferry Paulus di PT Liga Indonesia Baru.
- Persija sebelumnya juga mendapat julukan "APBD FC" karena dukungan perusahaan daerah Jakarta.
- Duo bos Persija, Prapanca dan Bambang Pamungkas, merespons santai julukan yang dianggap sudah lama itu.
Suara.com - Isu yang menyebut Persija Jakarta sebagai “anak papah” kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Hal ini sampai membuat duo bos Macan Kemayoran Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas buka suara.
Julukan tersebut muncul dari sejumlah komentar warganet yang menyinggung posisi Ferry Paulus, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru. Sebelumnya Ferry Paulus pernah menjadi petinggi klub Macan Kemayoran.
Prapanca merespons dengan nada bercanda adanya julukan itu. Ia mempertanyakan balik julukan anak papah itu.
Sebelum isu “anak papah” ramai, Persija juga sempat dijuluki “APBD FC”.
Sebutan ini muncul karena adanya dukungan dari beberapa perusahaan milik pemerintah daerah Jakarta, seperti PAM Jaya, MRT Jakarta, TransJakarta, dan Bank DKI.
Panca mengaku heran karena banyaknya label yang disematkan kepada Persija.
"Yang mana nih? Yang anak papa atau yang tadi soal APBD FC sudah dijelaskan," kata Panca kepada awak media termasuk dalam acara Ngopi Bareng Persija.
Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan sebutan tersebut. Menurutnya, semua orang tentu memiliki orang tua masing-masing.
Baca Juga: Tertinggal 6 Poin dari Persib, Orang Dalam Ungkap Jurus Jitu Persija Juara Musim Ini
"Ya memang kita anaknya bapak kita masing-masing, gimana sih?". "Dari siapa sih yang ngomong? Tahu begitu kenapa sih?" ucap Panca.
Tanggapan serupa juga disampaikan Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas.
Legenda hidup Macan Kemayoran itu memilih tidak memperpanjang polemik yang kembali muncul di media sosial.
Menurut Bepe sebutan anak papah sudah sangat lama. Kini, Macan Kemayoran fokusnya adalah bersama tim.
Tudingan itu mulai ramai sejak Persija menjuarai Liga 1 pada 2018. Saat itu, sebagian pihak di media sosial bahkan menuding keberhasilan Persija sebagai sesuatu yang “settingan”.
"Saya enggak mau jawab masalah itu. Karena rasanya sebutan anak papa itu sejak saya masih main juga sudah ada," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa