Bola / Liga Inggris
Senin, 26 Januari 2026 | 06:46 WIB
Rekor 121 Laga Dihancurkan Manchester United, Arteta Singgung Ejekan Suporter di Emirates [Instagram]
Baca 10 detik
  • Arsenal menelan kekalahan kandang pertama musim ini 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium pada Senin (26/1).
  • Manajer Mikel Arteta menganggap kesalahan individu menjadi titik balik perubahan energi pertandingan secara signifikan.
  • Arteta menegaskan bahwa kekalahan ini lebih disebabkan kurangnya ketepatan teknis daripada isu mentalitas pemain.

Suara.com - Arsenal mengalami kekalahan mengejutkan 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium, Senin (26/1), menandai kekalahan kandang pertama mereka musim ini dan kebobolan tiga gol untuk pertama kalinya dalam 121 pertandingan.

Usai laga, manajer Mikel Arteta mengungkapkan perasaan kecewanya sekaligus analisis mendalam mengenai performa timnya.

Dalam konferensi pers pasca-laga, Arteta memuji dominasi Arsenal di 30 menit awal pertandingan, dengan gol cepat dan peluang emas yang nyaris menggandakan keunggulan.

Namun, kesalahan individu memberi Manchester United momentum penting.

“Kami memulai sangat baik, tapi kami memberi mereka gol melalui kesalahan yang tidak biasa. Itu mengubah energi permainan, terutama di babak kedua kami kesulitan mengendalikan bola di area yang tepat,” jelas Arteta dilansir dari Football London.

“Setelah kami menyamakan kedudukan, peluang berikutnya gagal dimanfaatkan. Lawan menutup struktur permainan, satu umpan, dan gol Cunha membuat semua energi yang kami bangun hilang,” tambahnya.

Arteta juga menanggapi reaksi suporter yang sempat mengejek timnya di babak pertama.

Menurutnya, tekanan dan ekspektasi adalah bagian dari sepak bola top level.

“Itu bagian dari tuntutan dan ekspektasi. Individu harus bereaksi sesuai kebutuhan. Kami tahu posisi kami di klasemen masih bagus, tapi kami harus melakukan lebih dari ini,” ujar Arteta.

Baca Juga: Arsene Wenger Sebut Dua Pemain Ini Jadi Biang Kerok Kekalahan Arsenal

Soal mental pemain, Arteta menekankan bahwa kekalahan hari ini bukan sepenuhnya soal mental, melainkan kurangnya ketepatan teknis di beberapa aspek penting permainan.

“Kami brilian di Milan sebelumnya, tapi hari ini tidak. Ketika membuat kesalahan melawan tim yang berkualitas, konsekuensinya besar. Itulah perbedaan yang membuat hasil berbalik,” tegasnya.

Meskipun kecewa, Arteta optimis timnya akan segera bangkit.

“Ini bagian dari perjalanan meraih kemenangan. Kami akan bereaksi secepat mungkin karena saya tahu betapa para pemain ini ingin menang dan saya dekat dengan mereka dalam momen seperti ini,” pungkasnya.

Kontributor: M.Faqih

Load More