- Manchester United memenangkan laga kontra Arsenal 3-2 pada Senin (26/1) dinihari WIB melalui gol penentu Cunha.
- Matheus Cunha terancam sanksi FA sebab selebrasi golnya diduga menggunakan kata-kata kasar dalam siaran langsung.
- Sky Sports telah menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik setelah kata-kata Cunha terdengar jelas di siaran.
Suara.com - Kemenangan dramatis Manchester United atas Arsenal di Emirates Stadium menyisakan cerita kontroversi.
Matheus Cunha, pencetak gol penentu kemenangan, terancam sanksi FA setelah selebrasi yang dinilai mengandung kata-kata tidak pantas, hingga membuat Sky Sports menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Manchester United meraih kemenangan krusial 3-2 atas Arsenal dalam lanjutan Premier League, Senin (26/1) dinihari WIB.
Namun, sorotan utama justru tertuju pada selebrasi Matheus Cunha usai mencetak gol kemenangan di menit ke-87.
Dalam tayangan siaran langsung, Cunha terlihat mendekati kamera di pinggir lapangan dan diduga berteriak tak pantas.
Momen tersebut langsung menuai kontroversi dan membuat Sky Sports menyampaikan permintaan maaf kepada publik karena kata-kata tersebut terdengar jelas di siaran.
Berdasarkan regulasi FA, pemain dapat dikenai sanksi jika terbukti menggunakan “offensive, insulting or abusive language” (bahasa ofensif, menghina, atau kasar).
Artinya, Cunha berpotensi menghadapi dakwaan resmi dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA).
Kasus ini mengingatkan publik pada insiden legendaris Wayne Rooney pada 2011.
Baca Juga: Mental Pemain Arsenal Lemah, Mikel Arteta Berkilah Anak Asuhnya Kelelahan
Saat itu, legenda Manchester United tersebut dihukum larangan bermain dua pertandingan setelah berteriak kasar ke kamera dalam laga kontra West Ham. Rooney akhirnya absen di laga melawan Fulham dan semifinal Piala FA melawan Manchester City.
Jika Cunha menerima hukuman serupa, ia berpotensi absen dalam dua laga kandang berikutnya di Old Trafford melawan Fulham dan Tottenham.
Terlepas dari kontroversi, peran Cunha dalam kemenangan United sangat krusial.
Pemain berusia 26 tahun itu masuk dari bangku cadangan dan kembali menjadi penentu, hanya delapan hari setelah sebelumnya mencatat assist kemenangan di Derby Manchester.
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tak menanggapi soal selebrasi Cunha, namun memberikan pujian besar terhadap profesionalisme sang pemain.
“Matheus tidak memulai dua pertandingan terakhir, dan dia jelas kecewa. Tapi dia menggunakan itu dengan cara yang sangat positif,” ujar Carrick.
Berita Terkait
-
Mental Pemain Arsenal Lemah, Mikel Arteta Berkilah Anak Asuhnya Kelelahan
-
Izin! Kumpulan Meme dan Video Kocak Usai Kemenangan MU atas Arsenal
-
7 Fakta Mengejutkan Usai Arsenal Dipermalukan Manchester United di Emirates
-
Cari Sensasi? Roy Keane Serang Carrick Usai Kemenangan Dramatis Manchester United
-
Rekor 121 Laga Dihancurkan Manchester United, Arteta Singgung Ejekan Suporter di Emirates
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo
-
Bek Asing Persis Solo Bertekad Kalahkan Bali United Demi Keluar dari Zona Merah
-
Nilai Pasar Meroket, Justin Hubner Resmi Masuk Jajaran Pemain Termahal Timnas Indonesia
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Darah Muda Skuad Garuda: Rata-rata Usia Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Cuma 25 Tahun!
-
Dewa United di Ujung Tanduk! Jan Olde Riekerink Berharap Faktor X Bikin Manila Digger Tersungkur
-
Hattrick Lawan Manchester City, Federico Valverde Sebut sebagai Pertandingan Terbaik
-
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Eks Pejabat FIFA Beberkan Aturan Mengejutkan Soal Tim Pengganti
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Nadeo Bakal Buktikan Mental Juara di Borneo FC vs Persib Bandung
-
Pernyataan Resmi Excelsior: Musim Miliano Jonathans Berakhir Lebih Cepat Akibat Cedera ACL