- Augsburg mengalahkan Bayern Munich 2-1 di Allianz Arena pada Sabtu (24/1/2026), mengakhiri rekor tak terkalahkan Die Roten di Bundesliga.
- Harry Kane gagal berkontribusi gol atau assist dalam kekalahan tersebut, berbeda dengan performa dominannya melawan Augsburg sebelumnya.
- Augsburg menyindir kegagalan Kane mencetak gol melalui unggahan meme viral di akun X resmi mereka setelah pertandingan usai.
Suara.com - Kekalahan mengejutkan Bayern Munich dari Augsburg tak hanya menyudahi rekor tak terkalahkan Die Roten di Bundesliga musim ini, tetapi juga berujung pada momen tak menyenangkan bagi Harry Kane.
Augsburg sukses mencuri kemenangan 2-1 di markas Bayern, Allianz Arena, Sabtu (24/1/2026) waktu setempat.
Dua gol babak kedua dari Arthur Chaves dan Han-Noah Massengo membalikkan keadaan sekaligus memberikan kekalahan liga pertama bagi Bayern musim ini.
Dalam laga tersebut, Harry Kane gagal mencetak gol maupun assist. Hasil itu cukup kontras dengan catatan apik sang kapten Timnas Inggris saat menghadapi Augsburg sebelumnya.
Sebelum laga ini, Kane telah mengoleksi tujuh gol dan tiga assist dari lima pertemuan, semuanya berakhir dengan kemenangan Bayern.
Namun musim ini, Kane justru gagal mencetak gol dalam dua pertemuan melawan Augsburg, termasuk pada laga terbaru ini.
Kegagalan Kane mencatatkan namanya di papan skor dimanfaatkan Augsburg untuk melontarkan sindiran pedas.
Melalui akun X (Twitter) berbahasa Inggris, Augsburg mengunggah sebuah meme berbentuk percakapan pesan singkat.
Unggahan tersebut diawali dengan pertanyaan, “What time are you coming?” (Jam berapa kamu datang?).
Baca Juga: Klasemen Liga Champions: Arsenal Tak Tergoyahkan, Persaingan Sengit Tiket 16 Besar
Setelah disusul gambar Harry Kane, pesan terakhir berbunyi, “It means I’m not showing up” (Artinya, saya tidak datang).
Unggahan itu langsung viral dan memancing reaksi luas dari penggemar sepak bola, terutama pendukung Bayern yang tak menyangka Kane menjadi target candaan klub lawan.
Meski gagal mencetak gol dalam kekalahan ini, Harry Kane tetap kokoh sebagai top skor Bundesliga dengan koleksi 21 gol dari 19 penampilan.
Secara keseluruhan, penyerang berusia 32 tahun itu sudah mengemas 39 gol dari 30 pertandingan di semua kompetisi.
Dengan keunggulan jumlah gol yang jauh dari para pesaingnya, Kane masih berada di jalur kuat untuk meraih sepatu emas Bundesliga ketiga secara beruntun.
Sementara itu, Bayern Munich tetap memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan delapan poin dan masih menyisakan 15 pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?
-
Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!
-
Persiapan FIFA Series 2026, Jay Idzes dan Kawan-kawan Kumpul Habis Lebaran
-
Jersey Baru Timnas Indonesia Bikin John Herdman Iri pada Para Pemain
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
John Herdman Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Saya Tak akan Memakainya
-
Terungkap, Alasan Ganda Thom Haye Absen di Laga Krusial Persib vs Borneo FC
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa