- John Herdman langsung aktif memantau pertandingan Super League di stadion, sebuah pendekatan yang sangat kontras dengan mantan pelatih Patrick Kluivert.
- Patrick Kluivert sebelumnya banyak dikritik karena jarang berada di Indonesia dan dinilai malas memantau liga, yang berujung pada kesalahan pemanggilan pemain.
- Herdman menegaskan pentingnya kehadiran pelatih di lapangan untuk membangun hubungan dengan pemain dan membentuk skuad besar jelang agenda padat 2026.
Suara.com - Era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman langsung menyuguhkan pemandangan yang berbeda drastis dibandingkan rezim sebelumnya.
Meski belum melakoni debut memimpin Skuad Garuda, perbedaan pendekatan kerja Herdman dengan mantan pelatih Patrick Kluivert sudah terasa sangat mencolok.
John Herdman yang baru diperkenalkan pada 13 Januari 2026, langsung memilih tancap gas melakukan "blusukan" ke berbagai stadion untuk memantau Super League secara langsung.
Pelatih berusia 50 tahun itu tertangkap kamera serius menyaksikan laga Persija Jakarta kontra Madura United di SUGBK pada Jumat (23/1/2026).
Tak kenal lelah, keesokan harinya ia kembali hadir di tribun Stadion Indomilk Arena untuk melihat duel Persita Tangerang melawan Bhayangkara FC.
Etos kerja tinggi ini seolah menampar keras memori publik tentang Patrick Kluivert yang sebelumnya panen kritik pedas selama menjabat.
Legenda Belanda itu sempat dikecam habis-habisan oleh publik sepak bola Tanah Air karena dinilai malas memantau kompetisi domestik secara langsung.
Kluivert bahkan dikritik karena jarang berada di Indonesia saat tidak ada agenda Timnas, yang berimbas pada butanya ia terhadap potensi pemain lokal.
Akibat minimnya pemantauan langsung ke stadion, Kluivert kerap dianggap melakukan kesalahan dalam pemanggilan pemain karena hanya mengandalkan data tanpa melihat aksi di lapangan.
Baca Juga: Malam Kontras Pilar Garuda: Jay Idzes dan Hubner Panen Pujian, Emil Audero-Verdonk Telan Kekalahan
Sebaliknya, John Herdman justru menganggap kehadiran fisik seorang pelatih di stadion adalah hal yang fundamental dan tak bisa ditawar.
“Bagi saya, penting bagi pemain untuk melihat pelatih di lapangan dan tahu bahwa saya hadir," tegas Herdman kepada awak media.
Ia menekankan bahwa langkah ini adalah bagian vital dari proses membangun hubungan emosional dan memahami kemampuan riil para pemain di kompetisi.
Herdman pun berjanji akan meningkatkan intensitas pemantauannya dalam dua hingga tiga bulan ke depan demi persiapan FIFA Series dan Piala AFF 2026.
“Kami membutuhkan skuad yang besar, jadi penting bagi saya untuk menilai semua pemain di domestik,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
John Herdman Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Saya Tak akan Memakainya
-
Terungkap, Alasan Ganda Thom Haye Absen di Laga Krusial Persib vs Borneo FC
-
Dewa United Tersingkir Dramatis dari AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Kecewa
-
Ancaman Trump ke Iran di Piala Dunia 2026 Disorot, Jurnalis Uruguay Ungkit Kasus Indonesia
-
Ordal PSSI Ungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Indonesia
-
Emil Audero Bikin Jay Idzes Seperti Anak Kemarin Sore di Serie A Italia
-
3 Pemain Termuda di Timnas Indonesia era John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026
-
Umuh Muchtar Bangga Tiga Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia
-
Modal Apik dari Belanda, Tim Geypens Siap Panaskan Persaingan Bek Kiri Timnas Indonesia