Bola / Bola Indonesia
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:15 WIB
Pemain keturunan Indonesia, Jordy Wehrmann (tengah) saat masih membela Feyenoord. [Dok. Instagram/@jordywehrmann]
Baca 10 detik

Konfirmasi naturalisasi Jordy Wehrmann diprediksi akan membuat lini tengah Timnas Indonesia semakin mewah dan kompetitif dengan nuansa Eropa yang kental.

Mantan kapten Feyenoord muda ini berpotensi membentuk duet mematikan bersama Thom Haye atau Ivar Jenner, memberikan opsi taktik variatif bagi pelatih.

Kehadiran Wehrmann menambah kedalaman skuad Garuda yang krusial untuk menghadapi jadwal padat dan menjaga stabilitas permainan di level internasional.

Suara.com - Konfirmasi mengenai proses naturalisasi yang sedang dijalani oleh Jordy Wehrmann membawa angin segar sekaligus teka-teki taktik baru bagi Timnas Indonesia.

Gelandang berusia 26 tahun tersebut secara terbuka mengakui sedang mengurus perpindahan kewarganegaraan demi membela panji Merah Putih di kancah internasional.

"Ya, sedang dalam proses (naturalisasi)," ungkap Jordy Wehrmann, mengonfirmasi statusnya yang dikutip pada Senin (26/1/2026).

Kehadiran Wehrmann diprediksi akan mengubah peta kekuatan dan komposisi lini tengah Skuad Garuda secara signifikan pada agenda-agenda mendatang.

Dengan latar belakang mentereng sebagai mantan kapten tim muda Feyenoord, Wehrmann menawarkan kualitas kepemimpinan dan mentalitas Eropa yang kuat.

Jika proses naturalisasinya rampung, pelatih Timnas Indonesia akan memiliki opsi "mewah" untuk meracik strategi di sektor mesin permainan.

Skenario paling menarik adalah menduetkan Wehrmann dengan jenderal lapangan tengah saat ini, Thom Haye.

Kombinasi keduanya bisa menciptakan poros ganda (double pivot) yang sangat solid, mengingat keduanya sama-sama ditempa oleh kurikulum sepak bola Belanda yang mengutamakan visi dan penguasaan bola.

Wehrmann yang memiliki karakter gelandang box-to-box bisa menjadi penyeimbang yang sempurna bagi Haye yang lebih berperan sebagai pengatur ritme atau deep-lying playmaker.

Baca Juga: 7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman

Selain itu, keberadaan Wehrmann juga akan memanaskan persaingan dengan gelandang muda lainnya seperti Ivar Jenner dan Nathan Tjoe-A-On.

Kedalaman skuad ini menjadi keuntungan besar bagi Indonesia, terutama saat menghadapi jadwal padat atau risiko cedera dan akumulasi kartu.

Wehrmann juga bisa menjadi opsi rotasi yang sepadan tanpa mengurangi kualitas permainan tim, sesuatu yang selama ini menjadi pekerjaan rumah bagi staf pelatih.

Pengalamannya merumput di ADO Den Haag dan kompetisi Eropa lainnya menjamin bahwa ia tidak akan canggung menghadapi tekanan di laga-laga krusial Asia.

Sektor gelandang yang sebelumnya sudah kuat kini berpotensi menjadi lini paling mematikan di Asia Tenggara dengan masuknya Wehrmann.

Kini, publik sepak bola Tanah Air tinggal menanti seberapa cepat PSSI dan pemerintah bisa merampungkan proses administrasinya agar sang pemain bisa segera debut.

Load More