Konfirmasi naturalisasi Jordy Wehrmann diprediksi akan membuat lini tengah Timnas Indonesia semakin mewah dan kompetitif dengan nuansa Eropa yang kental.
Mantan kapten Feyenoord muda ini berpotensi membentuk duet mematikan bersama Thom Haye atau Ivar Jenner, memberikan opsi taktik variatif bagi pelatih.
Kehadiran Wehrmann menambah kedalaman skuad Garuda yang krusial untuk menghadapi jadwal padat dan menjaga stabilitas permainan di level internasional.
Suara.com - Konfirmasi mengenai proses naturalisasi yang sedang dijalani oleh Jordy Wehrmann membawa angin segar sekaligus teka-teki taktik baru bagi Timnas Indonesia.
Gelandang berusia 26 tahun tersebut secara terbuka mengakui sedang mengurus perpindahan kewarganegaraan demi membela panji Merah Putih di kancah internasional.
"Ya, sedang dalam proses (naturalisasi)," ungkap Jordy Wehrmann, mengonfirmasi statusnya yang dikutip pada Senin (26/1/2026).
Kehadiran Wehrmann diprediksi akan mengubah peta kekuatan dan komposisi lini tengah Skuad Garuda secara signifikan pada agenda-agenda mendatang.
Dengan latar belakang mentereng sebagai mantan kapten tim muda Feyenoord, Wehrmann menawarkan kualitas kepemimpinan dan mentalitas Eropa yang kuat.
Jika proses naturalisasinya rampung, pelatih Timnas Indonesia akan memiliki opsi "mewah" untuk meracik strategi di sektor mesin permainan.
Skenario paling menarik adalah menduetkan Wehrmann dengan jenderal lapangan tengah saat ini, Thom Haye.
Kombinasi keduanya bisa menciptakan poros ganda (double pivot) yang sangat solid, mengingat keduanya sama-sama ditempa oleh kurikulum sepak bola Belanda yang mengutamakan visi dan penguasaan bola.
Wehrmann yang memiliki karakter gelandang box-to-box bisa menjadi penyeimbang yang sempurna bagi Haye yang lebih berperan sebagai pengatur ritme atau deep-lying playmaker.
Baca Juga: 7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman
Selain itu, keberadaan Wehrmann juga akan memanaskan persaingan dengan gelandang muda lainnya seperti Ivar Jenner dan Nathan Tjoe-A-On.
Kedalaman skuad ini menjadi keuntungan besar bagi Indonesia, terutama saat menghadapi jadwal padat atau risiko cedera dan akumulasi kartu.
Wehrmann juga bisa menjadi opsi rotasi yang sepadan tanpa mengurangi kualitas permainan tim, sesuatu yang selama ini menjadi pekerjaan rumah bagi staf pelatih.
Pengalamannya merumput di ADO Den Haag dan kompetisi Eropa lainnya menjamin bahwa ia tidak akan canggung menghadapi tekanan di laga-laga krusial Asia.
Sektor gelandang yang sebelumnya sudah kuat kini berpotensi menjadi lini paling mematikan di Asia Tenggara dengan masuknya Wehrmann.
Kini, publik sepak bola Tanah Air tinggal menanti seberapa cepat PSSI dan pemerintah bisa merampungkan proses administrasinya agar sang pemain bisa segera debut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta Langsung Tanya Jordi Amat Demi Target Juara Liga Indonesia
-
Eks Bek Arsenal Mengaku Hampir Gabung Inter Milan Nama Erick Thohir Sampai Terseret
-
Ngeri! Ingin Angkut Cole Palmer ke Old Trafford, MU Wajib Siapkan Rp3 Triliun
-
Liverpool Disebut Bakal Contek Cara Manchester United: Pecat Slot Angkat Gerrard sebagai Interim
-
Hasil Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Bantai Korsel di Hadapan Shin Tae-yong
-
Presiden RFEF Klaim Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol, FIFA Masih Bungkam
-
John Herdman Pantau Langsung Super League 2025 Demi Cari Asisten Pelatih dan Pemain Berbakat
-
4 Alasan Sebenarnya Emil Audero Tak Pulang Bareng Bus Cremonese
-
Kabar Buruk Buat Carrick, Patrick Dorgu Menepi 10 Pekan dari Manchester United