Bola / Bola Indonesia
Senin, 26 Januari 2026 | 19:41 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (pssi.org)
Baca 10 detik
  • John Herdman, pelatih baru Timnas Indonesia, menetapkan standar pemain elit Eropa untuk bersaing di level tertinggi.
  • Filosofi Herdman menekankan perlunya pemain yang teruji di lima liga top dunia demi intensitas dan taktik.
  • Realita bursa transfer menunjukkan tren kontras, dengan tujuh pemain Timnas kembali berkarier di Super League Indonesia.

Suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia yang baru, John Herdman telah menetapkan standar yang tinggi untuk masa depan Skuad Garuda.

Dalam konferensi pers perdananya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026), ia secara gamblang menyatakan bahwa untuk bisa bersaing di level tertinggi, Timnas Indonesia membutuhkan pemain yang teruji di kompetisi paling elite Eropa.

Menurutnya, ini adalah filosofi yang telah terbukti sukses saat ia membawa Kanada menembus panggung Piala Dunia.

"Ya, saya rasa kalau anda melihat perjalanan saya bersama Kanada, saya memiliki filosofi yang sangat jelas. Untuk bisa bersaing di panggung dunia, anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di 5 liga top dunia," ujar John Herdman.

Herdman menegaskan bahwa pemain yang ditempa di liga top akan membawa standar berbeda, terutama dalam hal intensitas dan kecerdasan taktikal, yang menjadi pembeda di sepak bola internasional.

"Anda butuh pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola dunia dan sepak bola Internasional," ujar pelatih asal Inggris ini.

"Jadi saya akan terus merekrut pemain yang kariernya menceritakan kisah terbaik, dan karier sepak bola seseorang tidak berbohong, kalau anda pemain top, anda bermain di level tertinggi," imbuhnya.

Namun, visi ideal Herdman ini seolah dihadapkan pada sebuah realita yang kontras di bursa transfer domestik.

Saat sang pelatih menyuarakan kebutuhannya akan pemain dari Eropa, tren yang terjadi justru sebaliknya.

Baca Juga: Ogah Komentari Kualitas Liga, John Herdman Ungkap Misi Khusus Pantau Talenta Super League

Tercatat, ada tujuh pemain berlabel Timnas Indonesia yang sebelumnya berkarier di luar negeri kini memilih untuk kembali dan merumput di Super League.

Fenomena pulang kampung ini dipimpin oleh Persib Bandung yang paling agresif dengan mengamankan jasa tiga pemain sekaligus yakni Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx.

Langkah serupa diikuti oleh rival abadi mereka, Persija Jakarta, yang sukses memulangkan bek berpengalaman Jordi Amat serta merekrut Shayne Pattynama.

Sementara itu, penyerang muda Rafael Struick memilih bergabung dengan Dewa United, dan striker Jens Raven memutuskan untuk memperkuat lini serang Bali United.

Load More