-
PSSI menggelar rapat darurat guna mengatasi maraknya insiden kekerasan brutal pemain di Liga 4.
-
Federasi akan menambah regulasi sanksi yang juga menyasar pelatih hingga klub yang terlibat kekerasan.
-
Zainudin Amali menegaskan insiden daerah dipantau FIFA dan dapat merusak citra sepak bola nasional.
Suara.com - Kericuhan dan tindakan kekerasan yang mewarnai kasta terendah kompetisi sepak bola Indonesia memaksa PSSI mengambil langkah cepat.
PSSI secara resmi menyelenggarakan pertemuan daring luar biasa guna merespons berbagai aksi anarkis pemain di lapangan hijau.
Fokus utama pembahasan tertuju pada serangkaian perilaku non-sportif yang mencoreng sportivitas dalam penyelenggaraan Liga 4 musim 2025/2026.
Langkah ini diambil menyusul banyaknya potongan video kekerasan di pertandingan daerah yang menjadi konsumsi publik di jagat maya.
Otoritas tertinggi sepak bola tanah air ini merasa perlu melakukan intervensi agar kualitas kompetisi amatir tidak semakin merosot.
Agenda krusial tersebut dipimpin langsung oleh jajaran petinggi federasi termasuk Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali.
Hadir pula Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi serta anggota Komite Eksekutif seperti Rudy Yulianto dan Kairul Anwar.
Komite Disiplin yang diwakili Umar Husin bersama pakar perwasitan Pratap Singh turut membedah aspek hukum dari insiden tersebut.
Pertemuan ini melibatkan stakeholder dari Asprov PSSI Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga jajaran panitia pelaksana pertandingan lokal.
Baca Juga: Dion Markx Join ke Liga Indonesia, Efek Misi Juara AFF Cup Jadi Prioritas?
Manajer klub yang berkompetisi di wilayah terdampak juga dihadirkan untuk mendengarkan arahan langsung terkait masa depan liga.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa forum ini merupakan perintah langsung dari pucuk pimpinan federasi demi ketertiban liga.
“Atas arahan Ketua Umum Bapak Erick Thohir dan Eksekutif Komite PSSI, terkait persoalan-persoalan luar biasa yang saat ini terjadi pada event-event sepak bola Indonesia, khususnya di Liga 4 di Jawa Timur dan Jawa Tengah, kami diminta untuk segera mengambil langkah tegas,” ujar Yunus dalam keterangannya.
Yunus menilai bahwa perilaku negatif yang ditunjukkan pemain dan suporter telah merusak tatanan ekosistem olahraga secara luas.
Baginya, masalah ini bukan lagi sekadar dinamika kompetisi di level akar rumput atau bersifat kedaerahan semata.
Efek negatif dari unggahan media sosial yang viral dianggap telah menurunkan martabat organisasi sepak bola di mata masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli