-
John Herdman mengunjungi latihan Persija untuk memantau langsung perilaku dan karakter pemain Timnas.
-
Sinergi antara pelatih Timnas dan klub domestik menjadi kunci utama dalam analisis pemain.
-
Observasi langsung di lapangan latihan membantu Herdman menilai kualitas liga dan pemain secara akurat.
Suara.com - Gebrakan baru ditunjukkan oleh arsitek strategi Timnas Indonesia asal Inggris yang mulai melakukan pendekatan personal.
John Herdman secara mengejutkan muncul di tengah hiruk-pikuk persiapan teknis skuad Macan Kemayoran di Depok.
Kehadirannya di Persija Jakarta Training Ground pada Selasa kemarin menandai babak baru dalam sistem pemantauan pemain nasional.
Mantan pelatih Kanada tersebut tidak hanya duduk manis di tribun stadion saat pertandingan resmi berlangsung saja.
Langkah ini dianggap sangat tidak biasa bagi seorang pelatih kepala tim nasional di kancah sepak bola.
Di dalam tim Persija sendiri terdapat sederet nama beken yang menjadi tulang punggung pertahanan negara.
Pemain bertahan seperti Rizky Ridho dan Jordi Amat menjadi fokus utama yang terus dipantau perkembangannya.
Tidak ketinggalan Shayne Pattynama yang kini memperkuat armada ibu kota juga masuk dalam radar pengawasan ketat.
Selain pilar senior Persija juga menyimpan permata muda yang sering dipanggil membela tim nasional kelompok umur.
Baca Juga: Di Balik Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam, Ada Restu Denny Landzaat dan Jordi Cruyff
Sosok potensial seperti Dony Tri Pamungkas dan Rayhan Hannan menjadi magnet tersendiri bagi penglihatan tajam Herdman.
Keterbukaan manajemen dan tim pelatih Persija Jakarta membuat proses pemantauan bakat ini berjalan sangat lancar sekali.
John Herdman secara terang-terangan melontarkan apresiasi atas keramahan yang ditunjukkan oleh seluruh elemen klub kebanggaan Jakmania.
Interaksi antara pelatih klub dan pelatih tim nasional ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang sangat kuat.
"Saya benar-benar terkesan, sekali lagi, dengan sambutan dari klub. Persija luar biasa hari ini (kemarin). Mereka membuka pintu mereka," kata John Herdman kepada awak media.
Bagi Herdman membangun jembatan komunikasi dengan klub adalah fondasi utama dalam membangun tim nasional yang tangguh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti