Bola / Bola Indonesia
Kamis, 29 Januari 2026 | 08:47 WIB
Maarten Paes (IG Maarten Paes)
Baca 10 detik
  • Maarten Paes resmi dikontrak Ajax Amsterdam hingga 2029 setelah meninggalkan klub Amerika FC Dallas.

  • Jordi Cruyff berperan penting dalam memantau tiga pemain Timnas Indonesia untuk bergabung ke Ajax.

  • Dean James dan Joey Pelupessy menjadi kandidat kuat menyusul Paes menuju kompetisi kasta tertinggi Belanda.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Eropa saat raksasa Liga Belanda memastikan transfer kiper utama Timnas Indonesia.

Maarten Paes dilaporkan segera berseragam Ajax Amsterdam setelah mencapai kesepakatan penuh dengan pihak klub peminat tersebut.

Penjaga gawang andalan skuad Garuda ini dijadwalkan melakoni rangkaian tes kesehatan pada hari Rabu tanggal 28 Januari 2026.

Langkah besar ini menandai kembalinya talenta berkualitas dari kompetisi Amerika Serikat menuju kasta tertinggi sepak bola Belanda.

Publik sepak bola tanah air tentu sangat antusias menyambut kepindahan bersejarah kiper yang memiliki keturunan Kediri ini.

Informasi valid mengenai kepindahan ini pertama kali dikonfirmasi oleh pakar transfer sepak bola dunia melalui media sosial.

Manajemen klub berjuluk Die Amsterdammers itu nampaknya sangat serius ingin memperkuat komposisi lini pertahanan mereka musim depan.

Keberadaan agen ternama dalam negosiasi ini menunjukkan betapa tingginya nilai pasar dan reputasi Paes saat ini.

Kehadiran Paes di Johan Cruyff Arena ternyata tidak lepas dari intervensi dua sosok penting di belakang layar.

Baca Juga: Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu

Media ternama Belanda Voetbal Primeur menyebutkan nama Jordi Cruyff dan Denny Landzaat sebagai aktor utama di balik transfer.

Jordi Cruyff memiliki posisi strategis karena selain di Ajax ia juga masih menjabat Penasihat Teknis di PSSI.

Sementara itu Denny Landzaat memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia karena pernah menjadi asisten pelatih tim nasional Garuda.

Kombinasi pengaruh kedua sosok ini memudahkan jalur komunikasi antara pemain Indonesia dengan manajemen klub papan atas Eredivisie.

Keberhasilan Paes menembus skuad utama Ajax diyakini akan membuka pintu lebar bagi penggawa tim nasional lainnya.

Pelatih Patrick Kluivert telah memberikan sorotan tajam bagi para pemain yang tampil militan selama kualifikasi Piala Dunia.

Aksi heroik Paes dengan tujuh penyelamatan krusial melawan Arab Saudi pada Oktober 2025 menjadi bukti nyata kualitasnya.

Kini muncul spekulasi kuat bahwa terdapat tiga nama lain yang siap mengikuti jejak sang kiper ke Amsterdam.

Ketiga pemain ini dinilai memiliki profil yang sangat cocok dengan filosofi permainan menyerang yang diusung oleh Ajax.

Nama pertama yang mencuat ke permukaan adalah bek sayap kiri yang kini membela panji Go Ahead Eagles.

Dean James disarankan oleh media lokal Ajax1 untuk segera dipinang demi menambal lubang di sektor pertahanan sayap.

Sepanjang musim berjalan pemain ini telah membuktikan produktivitasnya melalui torehan satu gol serta empat umpan matang.

“James nyaman menguasai bola, memiliki ancaman serangan yang dibutuhkan, dan terbiasa bermain di level Eredivisie. Selain itu, menurut basis data FootballTransfers, James memiliki nilai pasar 1,5 juta euro, jumlah yang masih mampu dibeli Ajax,” tulis Ajax1.

Harga pasar yang relatif terjangkau membuat potensi transfer ini sangat masuk akal bagi keuangan klub Belanda tersebut.

Dalam skema taktis yang diterapkan Patrick Kluivert posisi Dean James nyaris tidak pernah tergantikan oleh pemain lain.

Performa impresif James bahkan memaksa pelatih menggeser posisi Calvin Verdonk ke area lini tengah untuk keseimbangan tim.

Keputusan berani tersebut terbukti ampuh membuat lini pertahanan Timnas Indonesia menjadi lebih dinamis saat membangun serangan.

James dianggap memiliki kemampuan transisi yang sangat cepat dari bertahan ke menyerang sesuai standar sepak bola modern.

Hal inilah yang membuat pemandu bakat Ajax mulai mempertimbangkan namanya secara serius untuk bursa transfer mendatang.

Berbeda dengan James posisi Calvin Verdonk di klubnya saat ini yakni LOSC Lille sedang mengalami situasi sulit.

Verdonk harus berjuang ekstra keras untuk mendapatkan menit bermain reguler karena adanya persaingan internal yang sangat ketat.

Ia bersaing langsung dengan pemain berkualitas sekelas Romain Perraud yang kerap menjadi pilihan utama pelatih di Prancis.

Kondisi ini memunculkan rumor bahwa Verdonk mungkin tertarik untuk kembali merumput di Belanda bersama klub sebesar Ajax.

Kualitas Verdonk yang bisa bermain di berbagai posisi tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi kedalaman skuad Die Amsterdammers.

Kandidat ketiga yang sangat berpotensi menyusul ke Amsterdam adalah gelandang berpengalaman yang kini berusia 32 tahun.

Joey Pelupessy merupakan jenderal lapangan tengah yang perannya sangat vital bagi strategi permainan ala Patrick Kluivert.

Meski kini bermain di kompetisi kasta kedua Belgia performa individu Pelupessy tetap berada pada level yang sangat tinggi.

Ia berhasil mengoleksi tiga gol dari total sembilan belas penampilan yang dijalaninya sepanjang musim kompetisi tahun ini.

Visi bermainnya yang luas serta ketenangan dalam memutus serangan lawan menjadi atribut utama yang sangat dibutuhkan Ajax.

Masa Depan Karier Para Bintang Garuda
Kini keputusan besar berada di tangan para pemain apakah mereka siap untuk mengambil tantangan baru di Eredivisie.

Pelupessy sendiri dihadapkan pada pilihan sulit antara tetap bertahan di Belgia atau kembali pulang ke kompetisi Belanda.

Keberadaan Maarten Paes di Ajax tentu akan menjadi faktor penarik yang sangat kuat bagi rekan-rekannya di timnas.

Sinergi antara pemain Indonesia di klub luar negeri diprediksi akan meningkatkan mentalitas bertanding skuad Garuda secara keseluruhan.

Dunia kini mulai melirik talenta Indonesia sebagai komoditas menjanjikan di pasar transfer sepak bola internasional kelas atas.

Load More