- Persis Solo resmi merekrut penyerang Roman Papryga pada bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2025/2026.
- Papryga, yang sebelumnya di PFK Qizilqum, dikontrak hingga akhir musim untuk tingkatkan daya gedor tim.
- Target utama penyerang Ukraina tersebut adalah membantu Persis Solo keluar dari zona degradasi liga.
Suara.com - Persis Solo kembali menambah kekuatan skuad pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 dengan merekrut penyerang Roman Papryga untuk memperbaiki produktivitas lini depan.
Mengutip laman resmi klub pada Rabu, Roman Papryga dikontrak Persis Solo hingga akhir musim kompetisi. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan tambahan daya gedor bagi Laskar Sambernyawa dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen.
Penyerang asal Ukraina tersebut menyebut target utamanya bergabung dengan Persis Solo adalah membantu tim keluar dari zona degradasi. Ia optimistis Persis masih memiliki peluang untuk bertahan dan bersaing di kompetisi kasta tertinggi.
"Saya tahu situasi klub di klasemen sedang tidak baik. Meskipun tak akan mudah, saya akan berjuang sekuat tenaga dan memberikan seluruh kemampuan saya agar klub ini masih bertahan di Liga ini. Saya tak sabar untuk segera bermain dan memenangkan banyak pertandingan bersama klub ini," ungkap Papryga.
Papryga juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk bergabung dengan Persis Solo. Ia menegaskan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan siap bekerja keras dalam setiap pertandingan maupun sesi latihan.
"Senang rasanya bisa berada dengan klub yang memiliki sejarah yang panjang. Persis saya kira merupakan salah satu klub yang disegani di Liga ini," jelas Papryga.
"Saya akan berjuang dengan usaha saya agar klub ini terus bersaing. Dan saya harap bersama rekan, jajaran pelatih dan ofisial, kita bisa bersama berjuang untuk merubah situasi ini," pungkasnya.
Sebelum berlabuh ke Persis Solo, Roman Papryga tercatat memperkuat klub kasta tertinggi Liga Uzbekistan, PFK Qizilqum. Pada periode tersebut, ia tampil dalam 28 pertandingan dengan catatan empat gol dan dua assist dari total 1.730 menit bermain.
(Antara)
Baca Juga: Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri
Berita Terkait
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri
-
Shayne Pattynama Pilih ke Liga Lokal, Tinggal3Orang Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand
-
Alfeandra Dewangga Tak Anggap Enteng Persis Meski Posisi Jomplang di Klasemen
-
Bobotoh Harap Sabar! Sudah Ikut Latihan, Layvin Kurzawa Belum Bisa Debut Lawan Persis Solo
-
Marc Klok Siap Buat Layvin Kurzawa Nyaman di Persib Bandung
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral
-
FIFA Boncos! Tetap Bayar Wasit Omar Artan yang Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia
-
Emerse Fae Puji Mental Pantai Gading Usai Bungkam Ekuador, Kini Bidik Jerman di Piala Dunia 2026
-
Sebut Format Baru Piala Dunia Tak Menarik, Presiden UEFA Aleksander Ceferin 'Diamuk' 13 Negara
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026