-
Asnawi Mangkualam alami cedera ACL serius saat latihan bersama klub Thailand, Port FC.
-
Pemain Timnas Indonesia ini diprediksi absen hingga enam bulan pasca operasi lutut sukses.
-
Port FC berkomitmen penuh memberikan perawatan terbaik hingga Asnawi kembali merumput musim depan.
Suara.com - Kabar yang sangat tidak terduga datang dari salah satu bintang pertahanan Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Pemain yang kini memperkuat Port FC di kasta tertinggi Liga Thailand tersebut dikabarkan mengalami musibah fisik yang cukup parah.
Pihak manajemen klub telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kondisi kesehatan terkini dari bek kanan asal Makassar tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan medis yang mendalam, Asnawi diketahui menderita kerusakan pada bagian ligamen lutut atau yang dikenal sebagai ACL.
Situasi ini memaksa sang pemain untuk menjauh dari lapangan hijau dalam waktu yang tidak sebentar.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, mantan pemain PSM Makassar ini sempat membagikan rasa sedihnya kepada para penggemar.
"Musim ini berlalu begitu cepat. Setiap langkah yang diambil selalu memiliki risiko demi meraih hasil yang lebih besar."
Pernyataan tersebut menunjukkan betapa terpukulnya Asnawi karena harus mengakhiri kompetisi lebih awal dari rekan-rekan setimnya.
Ia juga menyadari bahwa tantangan berat dalam karier profesional seringkali datang dalam bentuk cedera yang tidak terduga.
Baca Juga: Hitung-hitungan Maarten Paes Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam, Apa Saja Aturannya?
"Hari ini, perjalanan saya bersama Port FC harus terhenti sementara hingga akhir musim," tulis Asnawi Mangkualam di Instagram.
Manajemen Port FC kemudian memberikan penjelasan lebih rinci terkait insiden yang menimpa pemain andalannya tersebut pada Kamis, 29 Januari 2026.
Ternyata cedera yang sangat ditakuti oleh para pesepak bola profesional ini terjadi saat sesi latihan tim berlangsung.
Klub bertindak cepat dengan memberikan penanganan medis terbaik dan langsung menjadwalkan tindakan bedah untuk sang pemain.
"Asnawi menderita cedera ACL selama latihan, sekarang sudah diperasi secara sukses," tulis Port FC dalam rilis resminya.
Beruntung, proses operasi tersebut berjalan lancar tanpa ada kendala teknis yang menghambat prosedur medis di rumah sakit.
Kini fokus utama Asnawi adalah menjalani program rehabilitasi yang intensif agar fungis lututnya bisa kembali normal seperti sediakala.
Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk proses pemulihan total ini diperkirakan memakan waktu antara empat hingga enam bulan.
"Dia akan dalam masa pemulihan 4-6 bulan ke depan, tergantung bagaimana perkembangan rehabilitasinya."
Selama masa sulit ini, seluruh elemen tim Port FC menunjukkan rasa solidaritas yang luar biasa kepada kolega mereka.
Dukungan tersebut terlihat nyata saat para pemain membawa jersey nomor punggung Asnawi dalam laga melawan Ayutthaya United.
Klub yang bermarkas di Stadion PAT ini berkomitmen penuh untuk menjamin semua fasilitas kesehatan yang dibutuhkan Asnawi tersedia.
"Port FC ingin mengundang seluruh fans untuk mengirim dukungan kepada Asnawi, salah satu pemain kunci kami," tulis Port FC.
Pihak klub juga memuji integritas yang selama ini ditunjukkan oleh pemain yang pernah merumput di Liga Korea Selatan tersebut.
"Dia harus menepi setelah mengalami cedera yang serius," tambahnya sebagai bentuk pengakuan atas kehilangan besar bagi skuad.
Manajemen menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan Asnawi berjuang sendirian dalam melewati masa-masa sulit pasca operasi ini.
Pihak Port FC merasa bertanggung jawab penuh atas kesejahteraan pemain yang telah memberikan kontribusi maksimal bagi tim selama ini.
"Atas nama klub, kami menegaskan bahwa kami akan merawat Asnawi dengan sebaik-baiknya selama periode ini," tulisnya secara emosional.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan Asnawi sejak bergabung dengan klub Thailand itu.
Klub yakin bahwa mentalitas baja yang dimiliki oleh pemain Indonesia ini akan membantunya bangkit lebih cepat dari prediksi medis.
Meskipun harus absen lama, Port FC tetap memberikan tempat spesial bagi Asnawi dalam proyek jangka panjang tim di masa depan.
Keyakinan ini didasari pada kedisiplinan Asnawi yang selama ini dikenal sebagai sosok pemain yang sangat menjaga gaya hidup sehat.
Penggemar sepak bola di tanah air kini hanya bisa mendoakan agar proses fisioterapi yang dijalani sang pemain berjalan sesuai rencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
Terkini
-
Rival Timnas Indonesia, Vietnam Kini Punya Tembok 3 Kiper Eropa Jelang Piala AFF 2026
-
Malam Penentuan di Liga Europa: Nasib 2 Pemain Timnas Indonesia di Ujung Tanduk
-
Cole Palmer ke Manchester United Gantikan Bruno Fernandes?
-
Deretan Fakta Menarik Klub Kota Nelayan Bodo/Glimt, Berpotensi Hadapi Real Madrid di Babak Playoff
-
Pep Guardiola Panik Lihat Strategi Benfica-nya Mourinho, Takut Man City Gagal Lolos
-
Bikin John Herdman Kepincut, Apa Kelebihan Bali United Training Center?
-
Layvin Kurzawa Belum Debut di Persib Bandung vs Persis Solo
-
Eliano Reijnders Tak Sabar Main Bareng Layvin Kurzawa
-
Liverpool Krisis Bek Kanan Usai Frimpong Cedera, Arne Slot Menolak Panik di Bursa Transfer
-
Guardiola Kirim Pesan Terima Kasih ke Mourinho usai Jebloskan Real Madrid ke Playoff Liga Champions