- Givaro Rahajaan, gelandang 17 tahun berdarah Maluku, dipromosikan ke tim utama PEC Zwolle pada 2025.
- Pemain keturunan Indonesia ini mendapat julukan "Frenkie de Jong PEC" karena gaya bermainnya yang tenang dan rapi.
- Givaro disiplin membagi waktu antara latihan bersama Zwolle dan ujian akademis di sekolah khusus atlet.
Suara.com - Satu lagi pemain keturunan Indonesia yang saat ini tengah merintis karier di Belanda. Ia adalah Givaro Rahajaan.
Givaro saat ini bermain di bekas klub Eliano Eliano Reijnders, PEC Zwolle. Pemain berusia 17 tahun ini baru promosi ke tim utama Zwolle di tahun 2025 setelah sebelumnya membela tim U-19 Zwolle.
Pemain berdarah Maluku ini punya kans untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia era John Herdman.
Ada fakta menarik soal pemain yang berposisi sebagai gelandang sentral ini.
Seorang rekan setimnya di PEC bahkan menyebut Givaro sebagai “Frenkie de Jong PEC", karena gaya mainnya yang tenang dan rapi dalam membangun serangan dari belakang.
“Saya beda. Saya lebih simpel, langsung ke tujuan. Tanpa trik-trik seperti Neymar,” katanya sambil tertawa.
Meski berstatus pemain PEC Zwolle, Givaro ternyata sangat peduli dengan pendidikan.
Saat wawancara dengan media Belanda, Destentor pada Mei 2025, Givaro sedang fokus penuh pada ujian sekolah.
Givaro harus membagi waktu antara ujian nasional, latihan bersama PEC Zwolle, serta agenda internasional bersama Timnas Belanda U-17.
Baca Juga: Jejak 6 Pemain Keturunan Indonesia di Ajax Amsterdam Sebelum Maarten Paes
Bek muda asal Zwolle ini mengakui bahwa ritme hidupnya sangat padat. Namun ia tetap menjalaninya dengan disiplin tinggi dan perencanaan matang.
“Berat, tapi masih bisa dijalani,” ujar Givaro. “Bahkan saat pemusatan latihan di luar negeri, saya tetap belajar. Buku tetap saya bawa.”
Baru-baru ini, Givaro ikut tur internasional bersama Timnas Belanda U-17 ke Turki, Albania, dan Portugal.
Perjalanan tersebut berlangsung hingga satu setengah pekan. Namun ia tetap menjalani kewajiban akademiknya.
KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda) memberikan waktu khusus belajar bagi para pemain muda selama pemusatan latihan.
“Setiap pemain dapat waktu belajar. Tapi artinya saya harus belajar saat yang lain istirahat,” ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jejak 6 Pemain Keturunan Indonesia di Ajax Amsterdam Sebelum Maarten Paes
-
Eliano Reijnders Tak Sabar Main Bareng Layvin Kurzawa
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Cerita Nenek Jordy Wehrmann Soal Hasrat Cucunya Bela Timnas Indonesia
-
Jordy Wehrmann Konfirmasi Sedang Jalani Proses Naturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bojan Hodak Semprot Persib Meski Menang Dramatis, Singgung Kebiasaan Buruk
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
-
Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Format Masih Jadi Tanda Tanya
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Paul Munster Petik Pelajaran dari Kekalahan atas Persib Bandung
-
Bojan Hodak Akui Persib Salah Taktik Meski Comeback Dramatis Lawan Bhayangkara FC
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
-
Sesumbar Mason Mount: Manchester United Siap Rajai Liga Inggris Musim Depan