- Pemain keturunan Jawa-Kalimantan, Cheveyo Mul Balentien, tampil impresif bersama AC Milan Futuro Serie D Italia.
- Balentien mencetak satu gol dalam tiga pertandingan debutnya setelah didatangkan dari ADO Den Haag Agustus 2025.
- Pemain kelahiran 2006 ini, yang dilatih Massimo Oddo, memiliki darah Indonesia dari kakeknya di Kalimantan.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman harus tahu ada pemain keturunan Jawa-Kalimantan yang tunjukkan perfomance impresif bersama AC Milan.
Cheveyo Mul Balentien, pemain AC Milan Futuro pada musim 2025/2026 tercatat sudah mengoleksi 1 gol dari 3 pertandingan di kompetisi Serie D-B Italia.
Hebatnya lagi gol itu dicetak Balentien saat laga debutnya melawan AC Leon. Ditempatkan sebagai full back kanan, Balentien mencetak gol pada menit ke-63.
Namun dari data Tranfermarkt, setelah mencetak gol dan bermain sebanyak 3 pertandingan, pemain keturunan Jawa-Kalimantan ini harus menepi akibat cedera.
Di klub junior AC Milan, Cheveyo Mul Balentien diketahui dilatih oleh eks penggawa Milan dan Timnas Italia, Massimo Oddo.
Pada Agustus 2025, AC Milan resmi mendatangkan Cheveyo Mul Balentien dari ADO Den Haag.
Cheveyo sebelumnya sempat menjalani trial selama sepuluh hari bersama Paris Saint-Germain (PSG) dan disebut hampir bergabung dengan juara Liga Champions tersebut.
Cheveyo Mul lahir pada 18 Desember 2006. Di ADO, Ia satu tim dengan pemain keturunan Indonesia lainnya, Irfan Karijowidjojo.
Dengan tinggi 189 cm, Cheyeo dikenal sebagai penyerang yang kerap dimainkan di posisi sayap kanan (right winger). Kaki kanannya menjadi senjata utama dalam menembus pertahanan lawan.
Baca Juga: Bawa Lille ke Playoff Liga Europa, Bruno Genesio Bangga dengan Calvin Verdonk
Perjalanan sepak bola Cheyeo dimulai di klub lokal SC Buitenboys.
Hanya dalam waktu singkat, ia direkrut FC Utrecht dan bertahan selama enam musim.
Setelah itu, ia pindah ke ADO Den Haag U-18, tempatnya berkembang selama dua musim terakhir. Meski masih belia, potensinya mulai diperhitungkan di level akademi Belanda.
Darah Indonesia langsung dari kakeknya yang berasal dari Kota Amuntai, Kalimantan Selatan. Ia juga disebut-sebut memiliki darah Jawa dari keluarga besar Suriname.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Puji Kualitas Pertandingan, Ronald Koeman Legowo Ditahan Imbang Jepang 2-2
-
Perjalanan Masih Panjang, Jerman Diminta Tak Larut Euforia usai Bantai Curacao 7-1
-
Pelatih Spanyol Cadangkan Lamine Yamal saat Hadapi Tanjung Verde
-
Imbangi Brasil, Pelatih Maroko Bidik Final Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Kiper Arab Saudi Pakai Kacamata Hitam Khusus Jelang Lawan Uruguay
-
5 Fakta Gila Usai Jepang Sukses Menahan Imbang Belanda: 7 Laga Tanpa Kalah
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Belanda Gagal Kalahkan Jepang, Virgil van Dijk Diibaratkan Pesawat Boeing Susah Gerak
-
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Jepang Buyarkan Kemenangan Depan Mata Belanda
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal