- Ajax Amsterdam telah memantau perkembangan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, selama dua tahun terakhir.
- Saat ini, Paes yang berusia 27 tahun berada pada tahap finalisasi kontrak dengan klub raksasa Belanda tersebut.
- Kepindahan ini dipicu oleh kepergian kiper senior Remko Pasveer, membuka peluang besar bagi Paes.
Suara.com - Proses kepindahan Maarten Paes ke Ajax Amsterdam ternyata bukan keputusan yang datang secara mendadak.
Klub raksasa Belanda itu disebut telah memantau kiper Timnas Indonesia tersebut sejak dua tahun terakhir.
Setelah masa pemantauan panjang, Ajax akhirnya berani mengeksekusi transfer Paes.
Saat ini, Maarten Paes dan Ajax dikabarkan sedang berada pada tahap finalisasi kontrak.
Kiper berusia 27 tahun itu berpeluang besar segera resmi berkostum Ajax Amsterdam.
Informasi ini diungkap media Belanda, Voetbalprimeur, yang berbasis di Amsterdam.
Dalam laporannya, Ajax disebut memonitor perkembangan Paes secara konsisten selama dua tahun.
Selama periode tersebut, Paes tampil reguler bersama FC Dallas di Major League Soccer.
Penampilan stabilnya di bawah mistar menjadi alasan utama Ajax jatuh hati.
Baca Juga: Nasib Striker Timnas Indonesia di Negeri Orang: Striker Nigeria Bisa Gusur Ramadhan Sananta
Tak hanya kemampuan teknis, mental Paes juga masuk dalam penilaian klub.
Dengan pengalaman internasional dan 10 caps bersama Timnas Indonesia, Paes dinilai matang.
Usianya yang berada di fase emas karier juga dianggap ideal bagi Ajax.
Pada musim 2025/2026, Ajax memiliki empat kiper dalam skuad utama.
Namun, hanya Vitezslav Jaros dan Remko Pasveer yang rutin mendapat menit bermain.
Pasveer yang kini berusia 42 tahun akhirnya memutuskan hengkang ke Heracles Almelo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga