- Maarten Paes memiliki jam terbang dan kematangan mental yang lebih baik dibandingkan kiper muda Ajax atau kiper senior Remko Pasveer yang sudah berusia 42 tahun.
- Status Vitezslav Jaros yang hanya pemain pinjaman dari Liverpool serta performanya yang belum konsisten membuka peluang besar bagi Paes untuk menjadi pilihan utama.
- Kabar ketertarikan Ajax Amsterdam yang dibocorkan Fabrizio Romano menandai kembalinya Paes ke Eropa setelah sukses berkembang selama empat musim di Major League Soccer.
Suara.com - Pertanyaan mengenai peluang Maarten Paes menjadi penjaga gawang nomor satu di Ajax Amsterdam mulai menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola Belanda dan Indonesia.
Kiper andalan Timnas Indonesia tersebut kini berada di persimpangan karier yang sangat krusial dengan adanya kesempatan emas untuk kembali merumput di benua Eropa.
Setelah sempat berembus kabar akan bergabung dengan Persib Bandung, arah masa depan Maarten Paes justru berbelok tajam menuju raksasa Eredivisie tersebut.
Kabar mengenai ketertarikan Ajax Amsterdam untuk meminang pemain FC Dallas ini pertama kali diungkap oleh jurnalis spesialis transfer ternama, Fabrizio Romano.
Selama empat musim terakhir berkarier di Major League Soccer Amerika Serikat, Maarten Paes telah menunjukkan perkembangan performa yang sangat stabil sebagai kiper utama.
Konsistensi luar biasa itulah yang membuat klub sebesar Ajax Amsterdam kembali kepincut untuk membawa pulang sang pemain ke kompetisi kasta tertinggi Belanda.
Kondisi internal sektor penjaga gawang di Johan Cruyff Arena saat ini dinilai sedang tidak ideal sehingga sangat menguntungkan bagi posisi Maarten Paes.
Ajax Amsterdam tercatat hanya memiliki kiper dengan status pinjaman, pemain senior yang sudah menua, serta pemain pelapis yang masih sangat minim pengalaman.
Vitezslav Jaros yang saat ini menjadi kiper utama tim hanya berstatus sebagai pemain pinjaman dari Liverpool dengan durasi kontrak singkat selama satu musim.
Baca Juga: Jejak 6 Pemain Keturunan Indonesia di Ajax Amsterdam Sebelum Maarten Paes
Penampilan yang dianggap kurang meyakinkan dari Jaros saat mengawal gawang tim asuhan Francesco Farioli membuka celah bagi Paes untuk melakukan perebutan posisi.
Sementara itu, Remko Pasveer yang merupakan kiper paling senior di dalam tim kini sudah menginjak usia 42 tahun dengan masa kontrak yang segera berakhir.
Berbagai laporan terbaru bahkan menyebutkan bahwa Pasveer kemungkinan besar bakal hengkang lebih cepat demi memberikan ruang bagi kedatangan penjaga gawang baru.
Opsi lainnya yakni Joeri Heerkens masih dianggap terlalu hijau karena baru berusia 19 tahun dan belum pernah mencicipi level kompetisi bersama tim utama.
Minimnya jam terbang profesional membuat Heerkens diprediksi akan sulit untuk langsung dipercaya mengemban beban sebagai kiper nomor satu di klub sebesar Ajax.
Jika dibandingkan dengan deretan pesaingnya tersebut, Maarten Paes jelas lebih unggul dalam hal pengalaman bertanding serta kematangan mental di bawah mistar gawang.
Melihat peta persaingan yang tersedia saat ini, peluang bagi Maarten Paes untuk langsung menyegel status kiper utama Ajax pada musim 2025/2026 terbuka sangat lebar.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga