Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:25 WIB
Hector Souto Tak Peduli Timnas Futsal Indonesia Lawan Thailand atau Vietnam: Targetnya Menang! [Instagram @timnasfutsal]
Baca 10 detik
  • Pelatih Hector Souto fokus memenangkan laga grup melawan Irak, menolak mengatur lawan perempat final.
  • Souto menilai Thailand dan Vietnam sama-sama merupakan lawan berat yang menantang skuad Garuda.
  • Dukungan penonton di Indonesia Arena dianggap krusial untuk menjaga konsistensi performa tim di Asia.

Suara.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan tidak ingin terjebak memikirkan calon lawan di babak perempat final Piala Asia Futsal 2026. Menurutnya, Thailand maupun Vietnam sama-sama menghadirkan tantangan berat bagi skuad Garuda.

Timnas Futsal Indonesia telah memastikan tiket ke perempat final. Namun, posisi akhir di klasemen Grup A masih akan ditentukan melalui laga terakhir melawan Irak.

Di sisi lain, Thailand dan Vietnam juga sudah mengamankan tempat di babak delapan besar dari Grup B, meski urutan akhir klasemen belum ditentukan.

Dengan situasi tersebut, peluang Indonesia berjumpa Thailand atau Vietnam masih terbuka. Bagi Hector Souto, tidak ada lawan yang bisa dianggap lebih mudah di fase gugur.

“Semua sulit. Kalau Anda ingat di masa lalu, Vietnam menyulitkan, Thailand juga selalu menyulitkan,” kata Souto kepada awak media.

“Jadi, menurut saya kami harus mengakhiri pertandingan melawan Irak dengan kemenangan,” ujarnya.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan fokus utama timnya saat ini adalah menyelesaikan fase grup dengan hasil maksimal. Ia menolak anggapan bermain aman demi mengatur calon lawan di perempat final.

“Setelah itu, kami baru akan mengetahui siapa lawan yang dihadapi. Tetapi kami akan bermain untuk menang, kami tidak bisa bermain untuk kalah,” tambahnya.

“Tidak mungkin kami bermain untuk mencari kekalahan di Indonesia Arena yang penuh,” tegas Souto.

Baca Juga: Drama 8 Gol di Indonesia Arena, Timnas Futsal Indonesia Segel Tiket Perempat Final

Lebih jauh, Souto memandang babak perempat final sebagai ujian nyata bagi Indonesia untuk bersaing di level Asia.

Menurutnya, konsistensi di level Asia menjadi fondasi penting sebelum berbicara tentang persaingan di tingkat dunia.

“Kita bicara soal level dunia, tetapi sebelum itu kami harus stabil di level Asia. Jadi, kami harus realistis dengan apa yang kami miliki,” ucapnya.

“Sejak awal saya selalu mengatakan bahwa kami harus realistis. Jika kami bisa menang, menang, dan menang, maka kami adalah yang terbaik di dunia,” tegas Souto.

Untuk mencapai target tersebut, Souto menilai dukungan publik menjadi faktor krusial. Ia berharap Indonesia Arena terus dipadati penonton yang memberi energi tambahan bagi para pemain.

“Saya mengajak penonton melihat futsal di Brasil, Spanyol, Eropa, Portugal, dan negara lain. Futsal berkembang luas di dunia dan memiliki banyak pemain hebat,” ujarnya.

Load More