-
Marselino Ferdinan harus menjalani masa pemulihan cedera selama empat bulan setelah operasi besar.
-
Oxford United memberikan izin libur dua minggu bagi Marselino untuk pulang ke Surabaya.
-
Rumor transfer ke Persib, Persija, atau Persebaya mencuat seiring habisnya kontrak di Inggris.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari bintang muda sepak bola kebanggaan tanah air yaitu Marselino Ferdinan.
Sosok gelandang andalan Timnas Indonesia tersebut tertangkap kamera sudah berada kembali di wilayah Nusantara.
Kepulangan pemain berbakat ini terjadi tepat saat jendela transfer paruh musim sedang dibuka lebar.
Muncul indikasi kuat bahwa pihak klub Oxford United berencana untuk melepas sang pemain muda.
Eksistensi Marselino di benua Eropa memang sudah dimulai sejak tahun 2023 yang lalu.
Klub asal Belgia yakni KMSK Deinze menjadi pelabuhan pertama bagi pemuda berusia 21 tahun ini.
Setelah kontraknya usai Marselino memutuskan untuk bergabung dengan Oxford United pada musim panas 2024.
Guna menambah pengalaman bermain ia sempat dipinjamkan ke klub Slovakia bernama AS Trencin.
Sayangnya di AS Trencin sang gelandang serang tetap kesulitan menembus posisi skuad utama.
Baca Juga: Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
Nasib kurang beruntung kembali menghampiri Marselino akibat cedera serius yang ia alami bulan lalu.
Luka yang diderita ternyata cukup parah hingga mengharuskan dirinya menerima total 30 jahitan.
Informasi mengenai kondisi medis ini terungkap melalui unggahan media sosial resmi milik Hope Phisiotherapy.
Melalui platform Instagram tersebut terungkap bahwa Marselino sedang fokus menjalani tahapan pemulihan fisik.
Tujuan utama kepulangannya ke Indonesia adalah untuk melepas rindu bersama keluarga besarnya di Surabaya.
Marselino mendapatkan dispensasi khusus dari manajemen Oxford United untuk beristirahat di rumah selama dua pekan.
“Dikasih libur Oxford United dua minggu. Jadi balik ke Surabaya buat menengok keluarga,” katanya dalam unggahan Instagram tersebut.
Meski demikian kehadiran Marselino di Surabaya memicu beragam asumsi liar terkait masa depan kariernya.
Publik mulai mempertanyakan apakah ia akan tetap bertahan di Inggris atau justru kembali berkarier domestik.
Apalagi masa bakti atau kontrak kerja Marselino bersama klub berjuluk The U’s akan segera kedaluwarsa.
Perjanjian kontrak profesional tersebut diketahui bakal berakhir secara resmi pada penutupan musim kompetisi ini.
Dalam sesi wawancara Marselino mengakui bahwa proses penyembuhan total membutuhkan waktu yang sangat panjang.
Secara medis ia memprediksi setidaknya butuh waktu sekitar empat bulan untuk bisa kembali merumput.
Estimasi tersebut mengisyaratkan bahwa Marselino kemungkinan besar baru aktif bermain lagi pada bulan April nanti.
Situasi fisik ini tentu menjadi pertimbangan berat bagi manajemen Oxford United untuk mempertahankan jasanya.
“Puji Tuhan baik. Kebetulan ada cedera habis operasi satu bulan lalu dan pemulihannya [membutuhkan] empat bulan,” kata Marselino di akun Instagram Hope Physiotherapy.
Sinyal kepergiannya dari Oxford United semakin menguat seiring dengan durasi absennya yang cukup lama.
Jika benar-benar dilepas status bebas transfer akan membuat Marselino menjadi rebutan banyak tim besar.
Klub raksasa seperti Persib Bandung santer dikabarkan mulai memantau situasi sang gelandang timnas tersebut.
Persija Jakarta juga diprediksi akan masuk ke dalam persaingan untuk mendapatkan tanda tangan kontraknya.
Namun kepulangan ke Persebaya Surabaya dianggap sebagai opsi paling emosional bagi pemain didikan asli Surabaya ini.
Keputusan untuk kembali merumput di Liga Indonesia bisa menjadi langkah strategis demi mengembalikan performa terbaiknya.
Bermain secara reguler di kompetisi lokal tentu lebih baik daripada hanya menjadi cadangan di luar negeri.
Faktor kebugaran pascaoperasi 30 jahitan menjadi kunci utama sebelum ia menentukan pelabuhan klub baru.
Para penggemar sepak bola nasional tentu berharap Marselino bisa bangkit dan kembali ke performa puncaknya.
Kini fokus utama sang pemain adalah menyelesaikan program rehabilitasi medis di bawah pengawasan ahli fisioterapi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Manajemen Persib Bandung Apresiasi Perubahan Jadwal Lawan Borneo FC
-
Kakek dari Kota Sultan, Kiper Klub Elit Belanda Ini Jadi Masa Depan Timnas Indonesia
-
Bek Swedia Keturunan Jakarta Ini Siap Jadi Pelapis Mewah Kevin Diks di Timnas Indonesia
-
Main di Klub Kasta Kedua, Kapten Timnas Jepang U-23 Direkrut Tim Raksasa Belanda
-
Innalillahi Badai Cedera Hantam Timnas Indonesia, Kondisi Kevin Diks dan Asnawi Mangkualam Bikin...
-
4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
-
Bojan Hodak Pastikan Jadwal Tandang Persib Bandung Lawan Borneo FC Resmi Berubah
-
7 Pemain Keturunan Indonesia Masih Sanggup di Liga Eropa saat Eksodus ke Liga Indonesia
-
Detik-detik Aksi Gila Jay Idzes Bantai Klub Rp 1,8 Triliun
-
Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline