Bola / Bola Indonesia
Senin, 02 Februari 2026 | 14:05 WIB
Pemain keturunan Indonesia Tristan Gooijer mau bela Timnas Indonesia (Kolase Suara.com)
Baca 10 detik
  • Tristan Gooijer membuka peluang naturalisasi untuk memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia di masa depan.

  • Pemain PEC Zwolle ini baru saja mencetak gol perdana dalam kemenangan telak timnya.

  • Gooijer tegas membantah keterkaitan keluarganya dengan RMS dan tetap bangga pada darah Indonesia.

Ketertarikan publik terhadap kemungkinan sang pemain berseragam Merah Putih dijawab dengan penuh diplomasi.

Gooijer tidak memberikan penolakan saat ditanya mengenai masa depannya bersama tim nasional Indonesia kelak.

Ia memberikan indikasi bahwa segalanya masih sangat mungkin terjadi dalam perjalanan karier sepak bolanya nanti.

Pernyataan ini seolah memberikan angin segar bagi para pendukung Garuda yang menanti tambahan amunisi berkualitas.

“Saya tidak menutup kemungkinan apa pun untuk masa depan,” tutupnya.

Saat ini kursi kepelatihan Timnas Indonesia diduduki oleh taktik handal berkebangsaan Inggris yakni John Herdman.

Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut dikabarkan sedang aktif menyisir pemain keturunan di berbagai belahan dunia.

Kebutuhan akan bek modern dengan kemampuan teknik mumpuni menjadi prioritas utama sang juru taktik baru.

Nama Gooijer pun muncul sebagai salah satu kandidat yang dinilai cocok dengan visi bermain Herdman.

Baca Juga: Nenek Lahir di Bandung, Ini Deretan Fakta Mauro Zijlstra Calom Bomber Anyar Persija Jakarta

Data statistik dari Whoscored juga menunjukkan bahwa sang pemain memiliki keunggulan teknis yang cukup menonjol.

Di tengah kabar baik tersebut Gooijer juga sempat memberikan klarifikasi penting mengenai latar belakang keluarganya.

Beberapa waktu lalu ia sempat diterpa isu miring terkait keterlibatan keluarganya dengan gerakan separatis.

Namun pemuda ini dengan tegas menampik segala tuduhan yang menyebut keluarganya berkaitan dengan RMS.

Melalui media sosial ia menyampaikan pesan yang menunjukkan rasa cintanya kepada tanah leluhur Indonesia.

Bahkan ia menyematkan simbol bendera Merah Putih untuk menegaskan posisinya sebagai warga yang bangga.

"Untuk kalian yang masih bertanya, saya dan keluarga saya bukan bagian dari RMS," ujar Tristan Gooijer.

Pernyataan berani ini diunggah melalui akun Instagram pribadinya pada tahun 2024 silam sebagai bentuk pembelaan.

Ia memahami bahwa sejarah antara Maluku dan Indonesia merupakan hal yang cukup mendalam bagi keluarganya.

Pemain PEC Zwolle ini mengakui bahwa sang nenek memiliki perspektif tersendiri mengenai situasi sejarah tersebut.

"Tetapi untuk nenek saya, situasi Maluku dan Indonesia sedikit sensitif," jelas Tristan.

Meskipun belum mendalami sejarah secara detail ia tetap merasa terikat secara emosional dengan Indonesia.

"Saya sendiri untuk situasi itu belum mempelajari dan mendalami, situasi Maluku dan Indonesia," jelas Tristan.

Namun ketidaktahuannya mengenai detail sejarah masa lalu tidak melunturkan niat baiknya untuk berkontribusi.

Dukungan publik terus mengalir agar proses pemantauan terhadap sang pemain dapat segera ditindaklanjuti federasi.

Kehadiran Gooijer diharapkan mampu memperkokoh benteng pertahanan Indonesia di kancah turnamen internasional mendatang.

Load More