-
Mauro Zijlstra dikabarkan segera meninggalkan FC Volendam untuk bergabung ke klub Persija Jakarta.
-
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini diproyeksikan mendapat kontrak berdurasi 2,5 tahun di Jakarta.
-
Kepindahan Zijlstra bertujuan untuk memperkuat lini serang Persija demi mengejar gelar juara liga.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer sepak bola tanah air mengenai masa depan Mauro Zijlstra.
Pemain depan yang kini membela FC Volendam tersebut santer dikabarkan akan segera merapat ke Persija Jakarta.
Media ternama asal Belanda, VoetbalPrimeur, menjadi pihak pertama yang mengungkap detail kepindahan pemain naturalisasi ini.
Zijlstra disebut-sebut bakal meninggalkan kompetisi Eropa untuk memulai petualangan baru di kasta tertinggi liga Indonesia.
Langkah ini diambil oleh sang pemain demi mendapatkan jam terbang yang lebih kompetitif di level klub.
VoetbalPrimeur secara gamblang menyebutkan bahwa proses kepindahan penyerang muda ini sudah memasuki tahap serius.
"Striker tersebut tampaknya akan meninggalkan FC Volendam dan akan menandatangani kontrak dengan Persija Jakarta, salah satu klub top di level tertinggi negara Asia tersebut," tulis laporan Voetbal Primeur dikutip Senin (2/2/2026).
Pemain berusia 21 tahun ini dijadwalkan akan menjalani rangkaian pemeriksaan medis dalam waktu dekat ini.
Jika segalanya berjalan mulus, kontrak berdurasi dua setengah tahun sudah menanti striker kelahiran Zaandam tersebut.
Baca Juga: KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Mauro Zijlstra? Striker Muda Timnas Indonesia
Meski masih memiliki ikatan kontrak dengan FC Volendam hingga 2027, Zijlstra memilih mencari tantangan di Jakarta.
Persija Jakarta sendiri saat ini sedang berada dalam tren positif di papan atas klasemen sementara.
Tim kebanggaan ibu kota ini menduduki peringkat ketiga dan menjadi pesaing kuat dalam perebutan mahkota juara.
Kehadiran sosok penyerang baru dianggap menjadi kepingan puzzle yang hilang untuk mempertajam daya gedor tim.
Zijlstra diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi skuat Macan Kemayoran di sisa kompetisi musim ini.
Pengalamannya berkompetisi di Belanda menjadi modal berharga untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya