- John Herdman akan menjalani debutnya tanpa empat pemain pilar: Thom Haye, Shayne Pattynama, Asnawi Mangkualam, dan Marselino Ferdinan.
- Sanksi empat laga dari FIFA menjadi penyebab absennya Thom Haye dan Shayne Pattynama, sementara Asnawi dan Marselino harus menepi akibat cedera jangka panjang.
- Krisis pemain ini menjadi ujian pertama bagi Herdman untuk meracik strategi dengan skuad yang ada saat menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.
Suara.com - Era kepelatihan John Herdman bersama Timnas Indonesia akan dimulai dengan sebuah ujian berat yang datang bukan dari lawan di lapangan, melainkan dari internal skuadnya sendiri.
Panggung debutnya di ajang FIFA Series 2026 pada Maret mendatang dipastikan bakal terasa menantang bukan hanya karena lawan yang bakal dihadapi, tetapi juga akibat kehilangan empat pilar utama sekaligus.
Kabar buruk pertama datang dari Zurich, markas FIFA, yang menjatuhkan sanksi disipliner berat kepada dua pemain andalan Skuad Garuda.
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, dan bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama, dijatuhi hukuman larangan bermain dalam empat pertandingan internasional.
Vonis ini merupakan buntut dari insiden tidak sportif terhadap ofisial pertandingan usai Indonesia takluk 0-1 dari Irak pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Oktober 2025 lalu.
Selain skorsing, keduanya juga diwajibkan membayar denda sebesar 5.000 franc Swiss atau sekitar Rp108 juta.
Akibatnya, Herdman dipastikan tidak bisa menggunakan jasa keduanya tidak hanya di FIFA Series, tetapi juga pada agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Penderitaan skuad tidak berhenti di situ. Badai cedera juga memaksa dua bintang abroad lainnya tercoret dari daftar panggil.
Asnawi Mangkualam, yang merumput di Liga Thailand bersama Port FC, harus menepi hingga akhir musim kompetisi setelah menjalani operasi akibat cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Baca Juga: Nenek Lahir di Bandung, Ini Deretan Fakta Mauro Zijlstra Calom Bomber Anyar Persija Jakarta
Sementara itu, Marselino Ferdinan yang bermain di Slovakia bersama AS Trencin juga membutuhkan waktu pemulihan jangka panjang hingga musim semi 2026 pasca operasi hamstring.
Kehilangan empat pemain dengan kualitas dan pengalaman internasional ini tentu menjadi pukulan telak bagi Herdman yang baru saja memulai proyeknya.
Ia harus segera memutar otak mencari alternatif pemain yang sepadan untuk mengisi kekosongan saat Indonesia menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis di Jakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
-
Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal
-
Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik
-
Cape Verde Tak Takut Lionel Messi: Kami Akan Bermain dengan Keberanian
-
Rating Pemain Timnas Spanyol Usai Tekuk Austria, Layak Menuju Tangga Juara?
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Roger Milla, Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
-
Argentina vs Tanjung Verde: Mampukah Lionel Messi Akhiri Dongeng Si Hiu Biru di Piala Dunia 2026?