- Dion Markx, rekrutan baru Persib Bandung paruh kedua Super League 2025/2026, siap bersaing memperebutkan posisi utama.
- Pemain muda ini harus bersaing dengan bek berpengalaman seperti Kurzawa untuk menembus skuad inti Persib Bandung.
- Dion antusias menerima tawaran kontrak hingga 2028 setelah mendapat kesan positif dari Pelatih Bojan Hodak.
Suara.com - Rasa gentar sama sekali tidak tampak pada raut wajah Dion Markx, rekrutan anyar Persib Bandung di paruh kedua Super League 2025/2026.
Bek muda keturunan Indonesia ini datang dengan mentalitas baja dan menegaskan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan satu tempat di tim utama.
Tantangan berat memang langsung menanti pemain berusia 20 tahun ini. Kedatangannya membuat lini pertahanan Maung Bandung kini penuh sesak dengan pemain berkualitas.
Untuk bisa menembus skuad inti, eks pemain NEC Nijmegen U-21 ini harus bersaing dengan deretan bek kelas dunia sarat pengalaman, mulai dari Frederico Barba, Patricio Matricardi, Julio Cesar, hingga eks bintang Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa.
Namun, kompetisi ketat tersebut sama sekali tidak menyurutkan nyalinya. Sebaliknya, Dion justru tertantang untuk membuktikan kualitasnya di hadapan para seniornya.
"Saya masih muda dan kompetitif. Saya siap untuk bersaing," tegas Dion, dikutip dari laman resmi Persib Bandung.
Alih-alih minder, pemain berlabel Timnas Indonesia U-23 ini justru menyambut pinangan Persib dengan antusiasme tinggi.
Baginya, tawaran dari klub sebesar Pangeran Biru yang diikat kontrak hingga 31 Mei 2028 adalah sebuah kehormatan yang tak perlu diragukan.
“Persib adalah klub besar dan sarat prestasi, juara dua kali beruntun. Tentu saya sangat senang dengan tawaran ini," sambung Dion Markx.
Baca Juga: Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
Keyakinannya semakin kuat setelah ia dihubungi langsung oleh pelatih kepala, Bojan Hodak, sebelum kesepakatan transfer tercapai.
Dion mengaku mendapatkan kesan yang sangat positif dari pelatih asal Kroasia tersebut, yang terkenal disiplin dalam meracik lini pertahanan yang kokoh.
Komunikasi awal itu memberinya gambaran jelas tentang apa yang diharapkan tim darinya.
"Dia (Hodak) lugas dan menyenangkan. Saat itu, dia menjelaskan apa saja sisi kelebihan saya dan apa saja yang perlu saya perbaiki untuk kebutuhan tim nanti," tutupnya.
Berita Terkait
-
Tak Jadi Dibuang, Begini Alasan Pelatih Ipswich Town Pertahankan Elkan Baggott
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Meskipun Meredup, Penggemar Liga Indonesia Harus Berterima Kasih ke Rafael Struick! Kok Bisa?
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Mohamed Salah Siap Tempur Melawan Australia Setelah Pulih dari Cedera Hamstring
-
Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
-
Hasil Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026, Ronaldo Sulit Cetak Gol di Babak 1
-
Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz
-
David Alaba: Timnas Spanyol Terlalu Kuat!
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe