- Insiden pelemparan petasan dari tribun pendukung Inter mengenai kiper Cremonese, Emil Audero, saat laga Serie A Senin dinihari WIB.
- Pelaku pelemparan petasan tunggal tersebut kehilangan tiga jari karena petasan meledak di tangannya sendiri usai kejadian.
- Inter Milan berpotensi menghadapi denda besar dan penutupan tribun stadion akibat insiden serius pelemparan flare tersebut.
Suara.com - Insiden serius mewarnai pertandingan Serie A antara Cremonese vs Inter Milan di Stadion Zini, Senin (2/2) dinihari WIB.
Laga yang dimenangkan Inter 2-0 berkat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski itu tercoreng aksi pelemparan petasan yang mengenai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero pada awal babak kedua.
Petasan tersebut dilaporkan dilempar dari sektor pendukung Inter Milan. Untungnya flare tersebut tak membuat Emil Audero mengalami cedera.
Dilansir dari Calciomercato, pelaku pelemparan petasan diidentifikasi beraksi seorang diri dan tidak terafliasi dengan kelompok ultras Inter Milan.
Ironisnya, tak lama setelah insiden itu, pelaku justru mengalami kecelakaan serius. Saat hendak menyalakan petasan lain, benda tersebut meledak di tangannya sendiri hingga menyebabkan ia kehilangan tiga jari.
Pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Usai menjalani perawatan, ia dilaporkan akan langsung diamankan pihak berwenang.
Sebelum kejadian pelemparan flare, kelompok ultras Inter juga sempat membentangkan spanduk bernada solidaritas kepada tim dan pelatih, yang disinyalir berkaitan dengan isu kepemilikan klub.
Namun seusai laga, para pemain Inter memilih tidak mendatangi tribun pendukung untuk memberikan salam, diduga sebagai bentuk kekecewaan atas insiden tersebut.
Aksi pelemparan petasan ini berpotensi berujung sanksi berat bagi Inter Milan. Klub pemuncak klasemen itu terancam denda hingga 50 ribu euro, serta kemungkinan penutupan sebagian tribun di Stadion Giuseppe Meazza.
Baca Juga: Meskipun Meredup, Penggemar Liga Indonesia Harus Berterima Kasih ke Rafael Struick! Kok Bisa?
Ancaman tersebut menjadi krusial mengingat laga kandang Inter berikutnya adalah duel panas melawan Juventus.
Sementara itu, laporan lain menyebutkan ketegangan juga terjadi di Stasiun Cremona seusai pertandingan. Bentrokan kecil antara ultras dan aparat keamanan membuat sejumlah penumpang panik, bahkan beberapa orang turun ke rel untuk menghindari kericuhan.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Meskipun Meredup, Penggemar Liga Indonesia Harus Berterima Kasih ke Rafael Struick! Kok Bisa?
-
Inter Milan Terancam Sanksi Berat Usai Petasan Suporter Lukai Pelaku dan Targetkan Emil Audero
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
-
Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal