-
Maarten Paes resmi berpindah dari FC Dallas menuju klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
-
Kepergian Remko Pasveer membuka kesempatan besar bagi Paes untuk menjadi penjaga gawang utama.
-
Paes harus bersaing ketat dengan Jaros Vitezslav demi posisi inti di skuad Ajax.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola internasional mengenai kepindahan penjaga gawang andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Maarten Paes kini secara resmi telah memutuskan untuk kembali merumput di kompetisi tertinggi Belanda.
Raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, menjadi pelabuhan terbaru bagi pemain yang sebelumnya berkarier di Amerika Serikat.
Langkah ini menandai berakhirnya masa bakti sang kiper bersama klub Major League Soccer, FC Dallas.
Kepulangan pemain keturunan Indonesia itu ke tanah kelahirannya membawa ekspektasi besar bagi para pendukung setianya di tanah air.
Selama membela FC Dallas sejak tahun 2022, Paes telah menunjukkan performa yang sangat konsisten.
Ia tercatat telah mengawal gawang klub tersebut dalam 114 pertandingan resmi di berbagai ajang.
Dalam durasi tersebut, gawang yang dijaganya harus kebobolan sebanyak 158 kali oleh serangan lawan.
Namun, ia juga sukses membukukan catatan 23 kali nirbobol atau clean sheet selama di MLS.
Baca Juga: Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
Kematangan mental di liga Amerika menjadi modal berharga baginya saat berseragam de Godenzonen nanti.
Di level internasional, peran Maarten Paes bagi Tim Nasional Indonesia juga tidak kalah mentereng.
Hingga saat ini, ia sudah mengantongi total 10 penampilan bersama skuad Garuda di lapangan hijau.
Catatan statistiknya bersama timnas menunjukkan angka 18 kali kebobolan dalam berbagai laga krusial.
Meskipun demikian, ia berhasil menjaga kesucian gawang Indonesia sebanyak 3 kali dalam pertandingan tersebut.
Performa impresif ini membuatnya menjadi salah satu kiper yang paling diperhitungkan di Asia Tenggara.
Peluang Paes untuk menghuni posisi penjaga gawang utama di Ajax kini terbuka sangat lebar.
Situasi internal klub sedang mengalami perubahan besar setelah kepergian salah satu pemain kunci mereka.
Remko Pasveer yang merupakan kiper veteran Ajax telah resmi memutuskan untuk hengkang dari klub.
Kekosongan posisi yang ditinggalkan Pasveer menjadi celah yang siap dimanfaatkan oleh kiper Indonesia tersebut.
Dukungan data statistik yang solid membuat manajemen Ajax percaya pada kemampuan teknis yang dimilikinya.
Walaupun memiliki peluang besar, perjalanan Paes untuk menjadi pemain inti dipastikan tidak akan mudah.
Ia harus menghadapi persaingan yang sangat ketat di dalam internal skuad asuhan pelatih Ajax.
Nama Jaros Vitezslav muncul sebagai pesaing terberat yang juga mengincar posisi kiper nomor satu.
Keduanya akan saling menunjukkan kemampuan terbaik dalam sesi latihan demi memikat hati tim pelatih.
Persaingan sehat ini diharapkan mampu meningkatkan standar performa penjaga gawang di klub Amsterdam tersebut.
Kompetisi Liga Belanda sebenarnya bukanlah wilayah yang asing bagi pemain berusia 26 tahun ini.
Sebelum melanglang buana ke Amerika Serikat, ia sudah sempat mengecap asam garam di Eredivisie.
Paes tercatat pernah memperkuat tim NEC Nijmegen pada masa awal perkembangan karier profesionalnya di sana.
Selain itu, ia juga sempat membela FC Utrecht sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke FC Dallas.
Pengalaman masa lalu di Belanda akan mempercepat proses adaptasinya dengan gaya main Ajax.
Keputusan untuk meninggalkan zona nyaman di Major League Soccer menunjukkan ambisi besar dari sang pemain.
Ajax Amsterdam merupakan klub dengan sejarah panjang dan reputasi besar di kancah sepak bola Eropa.
Bermain di Johan Cruyff Arena akan memberikan tekanan sekaligus motivasi berbeda bagi perkembangan kariernya.
Publik sepak bola kini menantikan aksi-aksi penyelamatan heroik Paes dalam menjaga gawang tim raksasa tersebut.
Transfer ini menjadi bukti bahwa talenta pemain Indonesia mampu bersaing di level tertinggi liga elit.
Kehadiran pemain Indonesia di klub sekelas Ajax merupakan kebanggaan tersendiri bagi pencinta bola tanah air.
Diharapkan jam terbang yang tinggi di Eropa akan memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia kelak.
Setiap laga yang dimainkan Paes akan menjadi sorotan utama bagi pemantau bakat di seluruh dunia.
Kini fokus utama Maarten Paes adalah membuktikan kualitasnya agar tetap menjadi pilihan utama sang pelatih.
Perjalanan baru di Amsterdam ini diharapkan menjadi puncak kesuksesan bagi karier profesional seorang Maarten Paes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
RESMI! Selamat Tinggal Ivar Jenner
-
Persija Bidik Mauro Zijlstra, Mauricio Souza Sebut Sang Striker Sangat Mematikan di Kotak Penalti
-
RESMI! Pelatih Persija Ngaku Sedang Dekati Mauro Zijlstra
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas