-
Analis Persija Dzikry Lazuardi resmi pindah ke Timnas Indonesia bergabung dengan John Herdman.
-
Mauricio Souza memberikan restu penuh dan memuji kualitas profesionalitas Dzikry yang luar biasa.
-
Dzikry tetap berkomitmen membantu Persija Jakarta meski sudah memiliki tanggung jawab di tim nasional.
Tercatat ia pernah memberikan dedikasinya untuk tim besar seperti Persis Solo dan Persipura Jayapura.
Pengalaman di Sulut United juga semakin memperkaya perspektif taktis yang dimiliki oleh sang analis data.
Jam terbang tinggi di berbagai level kompetisi membuatnya menjadi incaran utama bagi tim nasional Indonesia.
Kemampuan Dzikry dalam membedah pola permainan lawan menjadi alasan kuat John Herdman tertarik memanggilnya.
Bagi Mauricio Souza, melihat rekan kerjanya naik level ke tingkat internasional adalah sebuah kebanggaan.
"Karena dia itu profesional itu yang punya kemampuan besar. Dan saya sangat senang dan bahagia dia pergi ke Timnas Indonesia," tegasnya.
Souza memahami betul ambisi setiap orang untuk bisa mengenakan seragam dengan lambang garuda di dada.
"Karena tanpa ragu, kita tahu semua orang mau representasi tim nasional di negara masing-masing," ia menambahkan.
Hal ini menunjukkan sikap sportif dan kedewasaan kepemimpinan yang dimiliki oleh pelatih eks Madura United tersebut.
Baca Juga: Persija Jakarta Matangkan Taktik di Bojongsari Jelang Duel Panas Kontra Arema FC
Momen perpisahan Dzikry terjadi dengan sangat emosional tepat setelah laga kontra Persita di Tangerang.
Persija baru saja memastikan kemenangan krusial 2-0 sebelum sang analis berpamitan kepada seluruh pemain.
Meskipun sudah resmi bergabung dengan tim nasional, hubungan Dzikry dengan Persija ternyata tidak putus total.
Souza memberikan bocoran bahwa masih ada koordinasi yang akan dilakukan antara Dzikry dengan tim pelatih.
"Dia tetap akan membantu kami," ungkap Souza memberikan sedikit ketenangan bagi pendukung setia Persija.
Pihak manajemen Persija dan tim pelatih sendiri belum membeberkan detail teknis kerja sama di masa transisi.
"Saya tidak tahu proses itu. Saya tahu Dzikry itu adalah profesional bagus, dan pasti itu Timnas Indonesia itu mungkin lihat potensi dia untuk panggil dia ke sana," pungkasnya.
Hadirnya Dzikry di kubu Timnas diharapkan mampu mempertajam strategi yang diterapkan oleh pelatih John Herdman.
Kombinasi antara data statistik yang akurat dan pengamatan lapangan akan menjadi senjata baru Skuad Garuda.
Kini publik menantikan hasil racikan tim analisis baru ini dalam ajang internasional yang akan datang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah