- Arsenal berhasil melaju ke Final Carabao Cup untuk pertama kalinya dalam enam tahun setelah mengalahkan Chelsea dengan agregat 4-2.
- Gol tunggal Kai Havertz di masa injury time pada leg kedua menjadi penentu kemenangan 1-0 yang disambut emosional oleh pelatih Mikel Arteta.
- Arteta menyebut kelolosan ini sebagai "vitamin terbaik" bagi timnya di tengah jadwal padat dan berharap menjadi momentum positif untuk meraih trofi.
Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meluapkan kebahagiaannya dengan menyebut kelolosan timnya ke Final Carabao Cup sebagai "vitamin terbaik" yang mereka butuhkan.
Momen magis tersebut terjadi setelah pemain pengganti, Kai Havertz, mencetak gol tunggal di masa injury time untuk memastikan kemenangan 1-0 atas Chelsea, Selasa (27/2/2026) malam waktu setempat.
Hasil di Emirates Stadium ini mengunci agregat 4-2 untuk The Gunners dan mengakhiri penantian panjang klub selama enam tahun untuk kembali merasakan atmosfer final turnamen besar.
Dalam malam yang dingin dan diguyur hujan, pertandingan berjalan alot karena Chelsea menerapkan strategi bertahan yang sangat hati-hati.
Bahkan masuknya Cole Palmer dan Estêvão di babak kedua tidak mampu menambah daya gedor tim tamu.
Kebuntuan baru pecah di detik-detik akhir, memicu euforia luar biasa bagi Arteta yang kini berpeluang mempersembahkan trofi keduanya setelah Piala FA 2020.
"Kami hanya berjarak satu pertandingan lagi," kata Arteta dalam konferensi pers.
"Ini adalah vitamin terbaik yang bisa kami masukkan ke dalam tubuh kami karena kami bermain setiap tiga hari," tambahnya, menyoroti padatnya jadwal tim.
Bagi Arteta, kelolosan ini menjadi penebusan atas empat kegagalan beruntun di babak semifinal yang sempat menghantui timnya.
Baca Juga: Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
Ia berharap kemenangan ini dapat menyuntikkan energi positif ke seluruh elemen klub, mulai dari pemain hingga staf.
"Anda bisa melihat kegembiraan, senyuman, dan energi dari semua orang yang bekerja di klub. Kemenangan membantu dalam segala hal: kepercayaan diri, energi, sebut saja," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Sorotan juga tertuju pada Kai Havertz yang merayakan gol kemenangannya ke gawang mantan klubnya dengan menunjuk logo Arsenal, sebuah gestur emosional setelah melewati tahun yang sulit akibat cedera.
Arteta secara khusus mendedikasikan kemenangan ini untuk Havertz yang dinilainya sangat layak mendapatkan momen spesial tersebut.
"Bukan hanya saya, saya pikir semua orang yang mengenal Kai sedikit saja, kami benar-benar bahagia untuknya karena dia pantas mendapatkan yang terbaik," puji Arteta.
Kini, Arsenal bersiap menghadapi laga puncak di Stadion Wembley pada 22 Maret mendatang, melawan pemenang antara Manchester City atau Newcastle United.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026