- Pelaku pelemparan flare ke kiper Emil Audero saat laga Serie A telah ditangkap polisi Italia kurang dari dua hari.
- Remaja berusia 19 tahun yang merupakan pendukung Inter Milan ini diidentifikasi melalui rekaman CCTV dan saksi.
- Pihak berwenang mengonfirmasi pelaku bukanlah individu yang sebelumnya dikabarkan kehilangan jari dalam insiden berbeda.
Suara.com - Insiden pelemparan flare yang melukai kiper Timnas Indonesia Emil Audero saat laga Cremonese vs Inter Milan di Serie A menyita perhatian publik.
Peristiwa tersebut kini memasuki babak baru setelah pihak kepolisian Italia berhasil menangkap pelakunya.
Berikut tiga fakta penting terkait pelaku pelemparan flare tersebut.
Pelaku Berasal dari Ultras Nerazzurri
Pelaku pelemparan flare diketahui merupakan remaja berusia 19 tahun.
Pelaku adalah pendukung Inter Milan dan disebut memiliki keterkaitan dengan kelompok ultras Nerazzurri.
Identitas pelaku berhasil diungkap aparat keamanan melalui rekaman CCTV stadion serta keterangan saksi di lokasi kejadian.
Ditangkap Kurang dari 48 Jam
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Polisi bergerak cepat menangani kasus ini.
Baca Juga: Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero Ternyata Masih Berusia Belasan Tahun
Dalam waktu kurang dari 48 jam setelah pertandingan, pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap oleh aparat kepolisian setempat.
Pelaku Tidak Kehilangan Jari
Fakta penting lainnya, pelaku pelemparan flare ke Emil Audero dipastikan bukan orang yang kehilangan tiga jari tangan.
Media Italia menyebut korban yang kehilangan tiga jari merupakan insiden terpisah dari pelemparan flare ke Emil Audero.
Pihak berwenang menegaskan bahwa dua kejadian tersebut tidak saling berkaitan dan melibatkan individu yang berbeda, sekaligus meluruskan informasi keliru yang sempat beredar di publik.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero Ternyata Masih Berusia Belasan Tahun
-
John Herdman Silahturahmi dengan Jay Idzes ke Markas Sassuolo
-
Gacor! Anak Dokter Kebumen Cetak 6 Gol dari 5 Laga Bersama Eintracht Frankfurt
-
Kata-kata Bojan Hodak Jawab Soal Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung
-
Dari Hawaii ke Timnas Indonesia? Inilah 5 Fakta Luke Vickery, Calon Bintang Baru John Herdman
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gerard Pique Dihukum Larangan Dua Bulan usai Ribut dengan Wasit
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona