-
Ragnar Oratmangoen awalnya hanya mengincar Timnas Belanda karena tidak tahu bisa membela Indonesia.
-
Debut manis Ragnar terjadi saat Indonesia mencukur Vietnam dengan sumbangan satu gol darinya.
-
Keluarga Ragnar terpana melihat dukungan suporter Indonesia yang sepuluh kali lebih hebat dari cerita.
Satu gol krusial berhasil ia sarangkan untuk membantu kemenangan telak tiga kosong atas rival tersebut.
Kontribusi Ragnar Oratmangoen terus berlanjut seiring kepercayaan yang diberikan oleh tim kepelatihan Indonesia.
Hingga saat ini, sang pemain telah mencatatkan total sembilan penampilan untuk negara leluhurnya.
Efektivitasnya di lini serang terlihat dari koleksi dua gol yang sudah ia torehkan sejauh ini.
Selain mencetak angka sendiri, ia juga piawai memberikan umpan matang dengan catatan dua assist.
Performa konsisten ini menjadikannya salah satu pemain yang paling dicintai oleh para pendukung setia.
Fanatisme Suporter Yang Sangat Mengagumkan
Sudah menjadi rahasia umum bahwa pendukung sepak bola di Indonesia memiliki militansi yang sangat luar biasa.
Setiap kali tim nasional berlaga, stadion selalu disesaki oleh puluhan ribu manusia yang berteriak lantang.
Baca Juga: Belum Main di Eredivisie, Media Belanda Sayangkan Mauro Zijlstra Pindah ke Persija
Ragnar sendiri merasa sangat terkesan dengan energi yang disalurkan oleh para suporter dari tribun.
Pengalaman magis tersebut selalu menjadi topik pembicaraan hangat saat ia berkomunikasi dengan keluarga besarnya.
Ia ingin orang-orang terdekatnya memahami betapa besarnya cinta masyarakat Indonesia terhadap olahraga kulit bundar ini.
Keluarga Ragnar merupakan bagian dari komunitas Maluku yang telah menetap di Belanda sejak tahun 1950-an.
Mereka akhirnya mendapatkan kesempatan untuk terbang langsung dan menyaksikan atmosfer stadion secara nyata di Indonesia.
Namun, apa yang mereka saksikan ternyata jauh melampaui segala gambaran yang pernah disampaikan oleh Ragnar sebelumnya.
"Ketika keluarga saya datang untuk menonton pertandingan, mereka mengira itu sepuluh kali lebih baik daripada kisah-kisah indah yang pernah saya ceritakan," ungkapnya pada omroepbrabant.nl.
Kekaguman keluarga ini membuktikan bahwa realitas di lapangan jauh lebih hebat dibandingkan sekadar cerita lisan.
Kini Ragnar telah menetapkan hatinya sepenuhnya untuk terus berjuang membawa lambang Garuda di dada.
Ia merasa bangga bisa mewakili bangsa yang memiliki apresiasi setinggi langit terhadap para pemainnya.
Integrasinya dengan pemain lain berjalan sangat mulus berkat sambutan hangat dari seluruh elemen tim.
Target besar melaju ke level dunia kini menjadi fokus utama yang ingin ia capai bersama rekan-rekan.
Setiap tetes keringat di lapangan ia persembahkan untuk membalas dukungan luar biasa dari para suporter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan