-
Ragnar Oratmangoen awalnya hanya mengincar Timnas Belanda karena tidak tahu bisa membela Indonesia.
-
Debut manis Ragnar terjadi saat Indonesia mencukur Vietnam dengan sumbangan satu gol darinya.
-
Keluarga Ragnar terpana melihat dukungan suporter Indonesia yang sepuluh kali lebih hebat dari cerita.
Suara.com - Dunia sepak bola internasional selalu menjadi impian besar bagi seorang Ragnar Oratmangoen sejak kecil. Dia sempat ingin membela Timnas Belanda.
Pemain keturunan Indonesia di lini depan ini andalan skuad Garuda ini menghabiskan masa pertumbuhannya di lingkungan sepak bola Belanda.
Mengingat akar keluarganya tumbuh di sana, target utamanya semula adalah menembus tim nasional De Oranje.
Ia mengaku tidak pernah terpikirkan untuk berseragam Merah Putih pada masa-masa awal meniti karier.
Hal ini terjadi murni karena ketidaktahuannya mengenai regulasi kewarganegaraan yang bisa ia dapatkan.
Ragnar menjelaskan bahwa minimnya informasi mengenai syarat membela Indonesia membuatnya fokus pada satu tujuan.
"Saat masih kecil, saya pikir menjadi pemain internasional akan menjadi hal yang luar biasa. Awalnya saya mau bela Timnas Belanda, karena saya tidak tahu saya bisa bermain untuk Indonesia," bebernya.
Baru setelah memahami adanya peluang besar tersebut, ia tanpa ragu memutuskan untuk pulang ke tanah air.
Keputusan tersebut terbukti menjadi langkah krusial dalam perjalanan karier profesional sang penyerang sayap ini.
Baca Juga: Belum Main di Eredivisie, Media Belanda Sayangkan Mauro Zijlstra Pindah ke Persija
Momentum ini menandai dimulainya babak baru yang penuh dengan catatan prestasi mengesankan bagi Indonesia.
Debut Manis Di Kualifikasi Piala Dunia
Proses administrasi yang berjalan lancar membawa Ragnar resmi berseragam Timnas Indonesia pada tahun 2024.
Laga perdana yang ia jalani terjadi pada tanggal 26 Maret saat melawan kekuatan Vietnam.
Pertandingan panas di putaran kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi saksi kehebatannya.
Tidak butuh waktu lama bagi Ragnar untuk membuktikan kualitas jempolannya di hadapan publik sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial