- Fenerbahce menuding Al-Ittihad gagal menyelesaikan transfer silang N'Golo Kante dan Youssef En-Nesyri karena kesalahan administratif TMS.
- Proses transfer kedua pemain tersebut gagal total sebab Al-Ittihad tidak menyelesaikan kewajiban administrasi meskipun sudah diupayakan.
- Akibat kegagalan tersebut, rencana kembalinya Kante ke Eropa dan kepindahan En-Nesyri ke Asia tidak dapat terwujud pada bursa transfer.
Suara.com - Klub Turki, Fenerbahce, menuding Al-Ittihad sebagai pihak yang bertanggung jawab atas gagalnya transfer silang yang melibatkan N’Golo Kante dan Youssef En-Nesyri.
Pada bursa transfer putaran kedua, Fenerbahce berencana mendatangkan N’Golo Kante dari Al-Ittihad. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, penyerang Fenerbahce Youssef En-Nesyri dijadwalkan bergabung dengan klub asal Arab Saudi itu.
Namun, rencana tersebut kandas. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui media sosial pada Selasa, Fenerbahce menyebut Al-Ittihad melakukan kesalahan administratif saat mengisi data Transfer Matching System (TMS), sehingga proses perpindahan kedua pemain tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
"Karena kesalahan pengisian TMS oleh klub lawan, transaksi tidak bisa diselesaikan dalam periode pendaftaran transfer," tulis Fenerbahce.
Fenerbahce mengungkapkan bahwa kekeliruan tersebut membuat mereka harus meminta perpanjangan tenggat waktu transfer. Klub juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan FIFA agar kesepakatan tetap bisa terealisasi.
Akan tetapi, upaya tersebut kembali menemui jalan buntu. Menurut Fenerbahce, Al-Ittihad kembali gagal menyelesaikan kewajibannya dalam proses administrasi.
"Semua langkah sudah diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, klub lawan belum juga menyelesaikan transaksi tanpa memberikan penjelasan apapun kepada kami. Akibatnya, proses transfer sayangnya tidak bisa diselesaikan," tulis Fenerbahce.
Atas situasi tersebut, Fenerbahce menyampaikan rasa penyesalan sekaligus permintaan maaf kepada para pendukungnya.
"Kami memahami dan turut merasakan kekecewaan yang ditimbulkan dari proses ini," tulis Fenerbahce.
Baca Juga: Negosiasi Buntu! Karim Benzema Tinggalkan Al-Ittihad, Lanjut Karier ke Al Hilal
Dengan gagalnya transfer tersebut, N’Golo Kante yang kini berusia 34 tahun harus menunda rencananya kembali merumput di Eropa. Sebelumnya, Kante memperkuat Chelsea pada periode 2016-2023 sebelum melanjutkan karier ke Arab Saudi.
Sementara itu, peluang Youssef En-Nesyri untuk merasakan atmosfer sepak bola Asia juga belum terwujud. Penyerang tim nasional Maroko itu menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Eropa setelah mengawali perjalanan sepak bolanya di Maroko.
Pemain berusia 28 tahun tersebut berkiprah di Spanyol pada periode 2015-2024, sebelum akhirnya bergabung dengan Fenerbahce pada Juli 2024.
(Antara)
Berita Terkait
-
Negosiasi Buntu! Karim Benzema Tinggalkan Al-Ittihad, Lanjut Karier ke Al Hilal
-
Menang 1-0 atas Fenerbahce, Aston Villa Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
-
Bukan Cuma Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Juga Bisa Bela Suriname Namun Pilihannya Berkarir di
-
Tiap Bulan Ditelepon Ibu, Pemain Keturunan Curhat Soal Desakan Bela Timnas Indonesia
-
Jayden Oosterwolde Mengaku Dihubungi Tiap Bulan untuk Bela Timnas Indonesia, Jawabannya Tak Berubah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter