Bola / Bola Dunia
Rabu, 04 Februari 2026 | 11:20 WIB
Gelandang Al-Ittihad, N'Golo Kante. (Instagram/ittihadclub.sa)
Baca 10 detik
  • Fenerbahce menuding Al-Ittihad gagal menyelesaikan transfer silang N'Golo Kante dan Youssef En-Nesyri karena kesalahan administratif TMS.
  • Proses transfer kedua pemain tersebut gagal total sebab Al-Ittihad tidak menyelesaikan kewajiban administrasi meskipun sudah diupayakan.
  • Akibat kegagalan tersebut, rencana kembalinya Kante ke Eropa dan kepindahan En-Nesyri ke Asia tidak dapat terwujud pada bursa transfer.

Suara.com - Klub Turki, Fenerbahce, menuding Al-Ittihad sebagai pihak yang bertanggung jawab atas gagalnya transfer silang yang melibatkan N’Golo Kante dan Youssef En-Nesyri.

Pada bursa transfer putaran kedua, Fenerbahce berencana mendatangkan N’Golo Kante dari Al-Ittihad. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, penyerang Fenerbahce Youssef En-Nesyri dijadwalkan bergabung dengan klub asal Arab Saudi itu.

Namun, rencana tersebut kandas. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui media sosial pada Selasa, Fenerbahce menyebut Al-Ittihad melakukan kesalahan administratif saat mengisi data Transfer Matching System (TMS), sehingga proses perpindahan kedua pemain tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

"Karena kesalahan pengisian TMS oleh klub lawan, transaksi tidak bisa diselesaikan dalam periode pendaftaran transfer," tulis Fenerbahce.

Fenerbahce mengungkapkan bahwa kekeliruan tersebut membuat mereka harus meminta perpanjangan tenggat waktu transfer. Klub juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan FIFA agar kesepakatan tetap bisa terealisasi.

Akan tetapi, upaya tersebut kembali menemui jalan buntu. Menurut Fenerbahce, Al-Ittihad kembali gagal menyelesaikan kewajibannya dalam proses administrasi.

"Semua langkah sudah diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, klub lawan belum juga menyelesaikan transaksi tanpa memberikan penjelasan apapun kepada kami. Akibatnya, proses transfer sayangnya tidak bisa diselesaikan," tulis Fenerbahce.

Atas situasi tersebut, Fenerbahce menyampaikan rasa penyesalan sekaligus permintaan maaf kepada para pendukungnya.

"Kami memahami dan turut merasakan kekecewaan yang ditimbulkan dari proses ini," tulis Fenerbahce.

Baca Juga: Negosiasi Buntu! Karim Benzema Tinggalkan Al-Ittihad, Lanjut Karier ke Al Hilal

Dengan gagalnya transfer tersebut, N’Golo Kante yang kini berusia 34 tahun harus menunda rencananya kembali merumput di Eropa. Sebelumnya, Kante memperkuat Chelsea pada periode 2016-2023 sebelum melanjutkan karier ke Arab Saudi.

Sementara itu, peluang Youssef En-Nesyri untuk merasakan atmosfer sepak bola Asia juga belum terwujud. Penyerang tim nasional Maroko itu menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Eropa setelah mengawali perjalanan sepak bolanya di Maroko.

Pemain berusia 28 tahun tersebut berkiprah di Spanyol pada periode 2015-2024, sebelum akhirnya bergabung dengan Fenerbahce pada Juli 2024.

(Antara)

Load More