-
Polisi Italia menangkap remaja 19 tahun pelempar petasan yang melukai kiper Emil Audero.
-
Fans Inter Milan dilarang melakukan perjalanan tandang hingga 23 Maret 2026 mendatang.
-
Sanksi tegas diberlakukan pemerintah Italia demi menjaga keamanan dan ketertiban di stadion.
Suara.com - Kepolisian Italia bergerak cepat mengamankan oknum suporter Inter Milan yang bertanggung jawab atas insiden di Stadion Giovanni Zini. Mereka menamai diri sebagai kelompok Vikings.
Aksi tidak terpuji tersebut terjadi saat laga sengit antara Cremonese melawan Inter Milan berlangsung.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban langsung dari ledakan petasan di area gawangnya.
Dampak ledakan tersebut menyebabkan sang penjaga gawang mengalami cedera fisik pada bagian kaki kanan.
Selain luka fisik, Emil juga dilaporkan sempat kehilangan fungsi pendengaran sesaat setelah dentuman keras terjadi.
Kejadian mencekam ini meletus tepat saat pertandingan memasuki menit ke-49 di markas Cremonese.
Proyektil bahan peledak itu jatuh tepat di dalam kotak penalti tempat Emil Audero berdiri tegak.
Hasil investigasi mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut berasal dari tribune yang diisi oleh pendukung tim tamu.
Dikutip dari Media Rei, Satuan unit kepolisian Italia, Milan DIGOS, kini telah resmi menahan seorang pria berusia 19 tahun.
Baca Juga: Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
Pemuda yang diringkus tersebut diduga kuat memiliki keterkaitan erat dengan kelompok suporter garis keras, Vikings.
Sanksi Tegas dari Kementerian Dalam Negeri
Kelompok tersebut diketahui berada di bawah kepemimpinan sosok pemimpin ultras ternama, Nino Ceccarelli.
Pemerintah Italia tidak tinggal diam melihat tindakan anarkis yang membahayakan keselamatan pemain di lapangan.
Kementerian Dalam Negeri Italia secara resmi mengeluarkan surat keputusan untuk menjatuhkan sanksi kolektif yang berat.
"Kementerian Dalam Negeri telah memerintahkan larangan perjalanan kepada fans Inter sampi 23 Maret 2026, serta larangan penjualan tiket pertandingan yang sama kepada penduduk Lombardy," kata Kemendagri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Syauqi Saud Optimis Bisa Kalahkan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Cerita Miris Ayah Ragnar Oratmangoen, Jadi Pemain Amatir di Belanda Tanpa Kewarganegaraan
-
Penyelamatan Pakai Wajah, Ahmad Habibie Gembira Dinyanyikan Suporter di Indonesia Arena
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Belum Tentu ke Piala Dunia meski Lolos Semifinal Piala Asia Futsal
-
Tak Gentar, Hector Souto Punya Ide untuk Lawan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Gagal Dapatkan N'Golo Kante, Fenerbahce Salahkan Al-Ittihad
-
Nova Arianto Pimpin Timnas Indonesia U-17 Hadapi China di Tangerang
-
PR Besar Timnas Indonesia Jelang Hadapi Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Istri Hamil, Rizky Ridho Segera Punya Momongan
-
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia