- Ragnar Oratmangoen disorot karena rumor akan bergabung dengan Persib Bandung akibat minimnya waktu bermain di klub Belgia.
- Ayah Ragnar, Philip Oratmangoen, lama berstatus tanpa kewarganegaraan Belanda meskipun lahir di sana.
- Philip mendapatkan kewarganegaraan Belanda setelah melalui proses panjang, terkait latar belakang keluarga eks-KNIL dari Maluku.
Suara.com - Ragnar Oratmangoen tengah menjadi sorotan setelah beredar rumor bahwa ia akan mengikut sejumlah pemain naturalisasi merumput di BRI Super League.
Ragnar kabarnya akan merapat ke pemuncak klasemen BRI Super League, Persib Bandung. Pilihan untuk main di Persib dianggap jadi solusi buat Ragnar yang minim menit bermain di klub Belgia, Dender.
Di balik rumor kepindahan Ragnar Oratmangoen yang akan merumput ke tanah leluhurnya di Indonesia, tersimpan cerita miris mengenai sosok sang ayah, Philip Oratmangoen.
Meski lahir di Belanda, Philip sempat lama berstatus tanpa kewarganegaraan.
“Walaupun ayah saya lahir di Belanda, dia berstatus tanpa kewarganegaraan untuk waktu yang lama,” ujar Ragnar, dikutip dari Leeuwarder Courant.
Ia menjelaskan bahwa paspor ayahnya bahkan diberi tanda bintang, yang menandakan status kewarganegaraan tidak penuh.
Akibatnya, sang ayah tidak memiliki hak-hak sipil dasar, seperti ikut dalam pemilihan umum.
“Dia tidak sepenuhnya menjadi warga negara Belanda. Contohnya, dia tidak punya hak untuk memilih,” lanjut Ragnar.
Pengakuan kewarganegaraan Belanda baru didapat ayah Ragnar setelah melalui proses panjang dan rumit. Bahkan, Philip Oratmangoen harus mengirim surat resmi kepada Ratu Belanda agar statusnya diakui sepenuhnya.
Baca Juga: Belum Main di Eredivisie, Media Belanda Sayangkan Mauro Zijlstra Pindah ke Persija
“Butuh waktu sampai akhirnya dia benar-benar memiliki kewarganegaraan Belanda,” ungkap Ragnar.
Mengutip dari SatuMaluku, Philip Oratmangoen berasal dari Maluku, sementara orang tuanya merupakan mantan pegawai atau serdadu KNIL pada masa kolonial Belanda.
Pasca-kemerdekaan Indonesia, keluarga ini hijrah ke Belanda dan menetap di Nistelrode.
Latar belakang sejarah itulah yang diduga membuat proses kewarganegaraan Philip berjalan sangat lama dan berliku.
Ragnar Oratmangoen sendiri lahir di Oss, Belanda, 21 Januari 1998. Keluarga ayahnya, termasuk kakek dan nenek, berasal dari Kepulauan Tanimbar, Maluku, Indonesia.
Nama “Oratmangoen” adalah marga yang dikenal di Kepulauan Tanimbar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Adu Rekor Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Jelang Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Syauqi Saud Optimis Bisa Kalahkan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Penyelamatan Pakai Wajah, Ahmad Habibie Gembira Dinyanyikan Suporter di Indonesia Arena
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Belum Tentu ke Piala Dunia meski Lolos Semifinal Piala Asia Futsal
-
TERBONGKAR! Vikings Pelaku Pelemparan Petasan Meledak ke Emil Audero
-
Tak Gentar, Hector Souto Punya Ide untuk Lawan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Gagal Dapatkan N'Golo Kante, Fenerbahce Salahkan Al-Ittihad
-
Nova Arianto Pimpin Timnas Indonesia U-17 Hadapi China di Tangerang
-
PR Besar Timnas Indonesia Jelang Hadapi Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Istri Hamil, Rizky Ridho Segera Punya Momongan