- Emil Audero menjadi korban lemparan petasan oleh oknum suporter Inter Milan saat membela Cremonese di pekan ke-23 Liga Italia Serie A pada 1 Februari 2026.
- Walaupun sempat terjatuh dan mendapat perawatan medis akibat ledakan tersebut, kiper Timnas Indonesia ini memilih tetap bermain secara profesional hingga laga usai.
- Manajemen Cremonese mengapresiasi tinggi tanggung jawab dan mentalitas baja yang ditunjukkan Emil Audero di tengah situasi yang membahayakan keselamatannya.
Suara.com - Aksi terpuji kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memancing rasa bangga dari klubnya, Cremonese, setelah menjadi korban kekerasan suporter di kancah Liga Italia Serie A.
Insiden petasan yang cukup mencekam itu terjadi saat laga panas antara Cremonese vs Inter Milan berlangsung di Stadion Giovanni Zini pada Minggu (1/2/2026).
Meski menjadi sasaran ledakan dari tribun lawan, ketenangan mental Emil Audero dalam menghadapi situasi darurat tersebut membuktikan kualitasnya sebagai pemain profesional kelas dunia.
"Sportivitas adalah salah satu nilai dasar klub kami," tulis Cremonese di Instagram dikutip pada abu (4/2/2026).
"Kami bangga dengan apa yang ditunjukkan Emil Audero."
Pertandingan pekan ke-23 tersebut sayangnya berakhir dengan kemenangan Inter Milan lewat skor meyakinkan 0-2 atas tuan rumah.
Kejadian bermula pada menit ke-48 saat barisan pertahanan Cremonese sedang ditekan oleh serangan kilat dari sisi kanan tim tamu.
Di tengah situasi tersebut, sebuah petasan tiba-tiba meluncur deras dari tribun pendukung Inter Milan ke arah area gawang Emil Audero.
Padahal saat itu penjaga gawang andalan Skuad Garuda ini sedang sibuk memberikan instruksi teknis kepada rekan-rekan setimnya untuk menjaga area pertahanan.
Baca Juga: Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
Audero tampak sangat terkejut karena ledakan petasan tersebut jatuh ke lapangan dengan jarak yang sangat dekat dari posisinya berdiri.
Ia seketika terjatuh sambil memegang bagian kepalanya, sementara kepulan asap tebal mulai terlihat mengepul menyelimuti area sekitar gawang.
Wasit yang memimpin jalannya laga langsung menghentikan pertandingan sementara demi menjamin keselamatan para pemain di atas lapangan.
Petugas pemadam kebakaran segera masuk ke area lintasan untuk memadamkan sisa api yang masih menyala akibat ledakan tersebut.
Tim medis Cremonese pun bergerak cepat memberikan pertolongan pertama dan melakukan pengecekan kesehatan terhadap Emil Audero.
Kabar baiknya, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, tersebut dinyatakan tidak mengalami cedera serius pasca pemeriksaan singkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek