Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 06 Februari 2026 | 23:05 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta Fabio Da Silva Calonego (kedua kiri) berebut bola dengan dua pesepak bola Persis Solo Moh. Sidik Saimima (kanan) dan Gervane Zjandric Adonnis Kastaneer (bawah) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (16/8/2025). Persija Jakarta menang atas Persis Solo dengan skor 3-0. [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nz]
Baca 10 detik
  • Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menyatakan puas atas hasil imbang Derbi Mataram kontra PSIM Yogyakarta.
  • Pertandingan pekan ke-20 BRI Super League tersebut dilangsungkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada hari Jumat.
  • Meskipun demikian, hasil satu poin tersebut belum mengangkat Persis Solo dari dasar klasemen sementara liga.

Suara.com - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengaku puas dengan raihan satu poin usai timnya menahan imbang PSIM Yogyakarta pada pekan ke-20 BRI Super League.

Laga sarat gengsi tersebut digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat.

Selain hasil akhir, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu juga mengapresiasi performa Althaf Indie dan rekan-rekannya yang dinilai tampil solid dalam pertandingan berintensitas tinggi.

“Ini merepresentasikan laga derbi yang sesungguhnya. Ini tidak mudah karena laga berjalan dengan intensitas tinggi dan kita jadi lebih baik di tiap pertandingan,” ujar Milo.

Milo menilai hasil imbang tersebut layak diterima Persis Solo. Menurutnya, satu poin dari kandang PSIM justru menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri tim ke depan.

“Jadi ini adalah hasil yang pantas kita dapatkan. Dan hasil ini tidak melemahkan kami, tapi setidaknya membuat kami melangkah untuk menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Pada pertandingan tersebut, Persis mampu meredam tekanan tuan rumah dan pulang membawa satu poin dari Derbi Mataram.

Meski belum meraih kemenangan, Milo menegaskan Persis Solo akan terus melakukan evaluasi demi mendapatkan hasil maksimal di laga-laga selanjutnya.

Ia juga berharap dukungan suporter tetap mengalir di sisa musim.

Baca Juga: Pelatih Persis Solo Tak Gentar, Bidik 3 Poin di Markas PSIM Yogyakarta

“Jika ada yang membuat kesalahan, kita memperbaiki satu sama lain. Itu poin yang sangat bagus. Saya berpikir untuk menang. Karena saya tahu di kepala saya, apa yang seorang pelatih pikirkan. Dan saya mencoba untuk menyelesaikan masalah ini demi meraih kemenangan,” tegasnya.

Tambahan satu poin belum mampu mengangkat posisi Persis Solo dari dasar klasemen.

Laskar Sambernyawa masih berada di posisi juru kunci dengan 11 poin dari 20 pertandingan, tertinggal enam poin dari zona aman.

Load More