- Jay Idzes dan Sassuolo menelan kekalahan telak 0-5 dari Inter Milan, membuat mereka semakin terpuruk di zona degradasi Serie A.
- Jay Idzes mendapatkan nilai 4.5 dari media Italia dan dinilai membuat terlalu banyak kesalahan, terutama di babak kedua.
- Eks gelandang Manchester United, Nemanja Matic, memperburuk keadaan dengan menerima kartu merah konyol saat Sassuolo sudah tertinggal 0-4.
Suara.com - Jay Idzes dan Sassuolo harus menelan pil pahit usai dibantai Inter Milan dengan skor telak 0-5 dalam lanjutan Serie A Italia di Mapei Stadium.
Bek Timnas Indonesia tersebut mendapatkan nilai jeblok 4.5 dari media Italia, Sassuolo News, sama seperti rekan setimnya di lini belakang, Sebastian Walukiewicz dan Tarik Muharemovic.
Ironisnya, momen keterpurukan Sassuolo semakin lengkap setelah gelandang veteran sekaligus mantan bintang Manchester United, Nemanja Matic, diganjar kartu merah konyol.
Kekalahan telak ini menjadi sinyal bahaya bagi Sassuolo yang kini masih tertahan di papan tengah Serie A musim 2025/2026.
Jay Idzes yang tampil sebagai starter sebenarnya sempat berusaha keras menahan gempuran lini serang Inter Milan di awal pertandingan.
"Dia (Idzes) menahan benteng selama yang dia bisa, kemudian dia juga terjebak dalam kebingungan umum, membuat beberapa kesalahan terlalu banyak, terutama di paruh kedua pertandingan," tulis Sassuolo News dalam ulasannya.
Lini pertahanan Sassuolo mulai goyah saat Federico Dimarco dari Inter Milan tampil menggila dengan sumbangan tiga assist dan satu tembakan yang membentur mistar.
Gawang yang dikawal kiper Martin Muric harus rela kebobolan lima gol akibat koordinasi pertahanan yang sangat rapuh.
Nemanja Matic yang diharapkan bisa menjadi pemimpin di lapangan justru memperburuk keadaan dengan aksi cerobohnya.
Baca Juga: Sassuolo vs Inter Milan: Jay Idzes Cs Dibuat Merana, Kena Bantai 0-5
Gelandang asal Serbia tersebut menerima kartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua saat timnya sudah tertinggal 0-4.
"Anda tidak bisa menerima kartu merah seperti itu dari seorang pemain berpengalaman sepertinya," kritik Sassuolo News terhadap Matic yang mendapatkan nilai 4.
Pelanggaran tidak perlu tersebut membuat Matic dipastikan akan absen dalam dua pertandingan Sassuolo berikutnya karena akumulasi kartu.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Jay Idzes dan kolega untuk segera berbenah jika masih ingin merebut tempat ke kompetisi Eropa musim depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Peluang Juara Tertutup, Kata-kata Mauricio Souza Usai Persija Dibungkan Persib
-
Mikel Arteta Puji Keberanian Wasit Chris Kavanagh Anulir Gol Callum Wilson di Menit Akhir
-
El Clasico Jadi Neraka untuk Real Madrid, Barcelona Angkat Trofi La Liga ke-29
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia