-
Nova Arianto pertimbangkan penambahan pemain diaspora usai Indonesia kalah 0-7 dari China.
-
Evaluasi tim difokuskan untuk meraih tiket Piala Dunia U-17 2026 melalui Piala Asia.
-
Intensitas pertandingan internasional menjadi catatan penting bagi skuad Garuda United U-18 saat ini.
Suara.com - Kekalahan telak yang dialami skuad Timnas Indonesia U-17 dalam laga persahabatan melawan China memicu langkah strategis baru. Salah satunya kembali rekrut pemain keturunan Indonesia baru.
Laga yang berlangsung di Indomilk Arena tersebut berakhir dengan skor mencolok tujuh gol tanpa balas untuk keunggulan tim tamu.
Hasil minor ini menjadi alarm bagi jajaran kepelatihan untuk segera membenahi kedalaman skuad yang ada saat ini.
Langkah konkret yang diambil adalah membuka pintu selebar mungkin bagi talenta keturunan Indonesia yang merumput di luar negeri.
Saat ini tercatat hanya Nicholas Indra Mjoesund yang menjadi representasi pemain diaspora dari klub Norwegia, Rosenborg BK.
Nova Arianto menegaskan bahwa hasil dua kali pertemuan dengan China menjadi parameter utama dalam perombakan tim.
Pihaknya kini tengah mempertimbangkan secara matang kebutuhan akan tenaga baru dari jalur diaspora untuk menutup celah teknis.
Keputusan mengenai siapa sosok yang akan dipanggil nantinya akan dikonsultasikan langsung dengan Kurniawan Dwi Yulianto.
Rencana besar ini bertujuan untuk mematangkan kesiapan tim menjelang perhelatan akbar Piala Asia U-17 2026 mendatang.
Baca Juga: Eks Tangan Kanan STY Buka Opsi Tambah Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia U-17
Timnas Indonesia mematok target tinggi yakni mampu menembus babak perempat final demi mengamankan tempat di kancah dunia.
"Kita observasi dengan dua pertandingan ini, dan kita lihat apakah perlu penambahan pemain baru lagi atau perlu mencari pemain diaspora lagi atau perlu uji coba internasional," kata Nova pada jumpa pers pascapertandingan, Minggu.
Ambisi besar ini merujuk pada kualifikasi Piala Dunia U-17 2026 yang dijadwalkan bakal diselenggarakan di Qatar.
Sebelum melangkah ke level benua, tim Merah Putih akan diuji terlebih dahulu dalam kompetisi Kejuaraan ASEAN U-17.
Kejuaraan regional tersebut dianggap sebagai pemanasan krusial karena Indonesia bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara.
Segala persiapan intensif ini dilakukan demi menjaga harga diri bangsa di panggung sepak bola internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
-
Dirtek FC Emmen: Skandal Dean James Bisa Hancurkan Karier Tim Geypens
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
John Herdman Boyong Eks Persija ke Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis