Bola / Bola Indonesia
Senin, 09 Februari 2026 | 16:26 WIB
John Herdman (themastermindsite)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia diprediksi kuat di Piala AFF 2026 berkat sepuluh pemain diaspora yang bergabung klub Super League.
  • Jadwal turnamen pada Juli-Agustus 2026 tidak bentrok kompetisi domestik, memastikan ketersediaan maksimal pemain diaspora.
  • Pelatih John Herdman memprediksi formasi 3-4-3 dengan komposisi lini serang diperkuat Mauro Zijlstra sebagai ujung tombak.

Suara.com - Starting XI Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 diprediksi tampil sangat menyeramkan dengan banjir pemain diaspora yang kini merumput di kompetisi domestik.

Sebanyak 10 pemain keturunan resmi bergabung ke klub Super League pada bursa transfer musim 2025–2026, memperkuat stok pemain berkualitas.

Kehadiran mereka menjadi modal besar bagi skuad Garuda untuk memburu gelar juara di turnamen yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Menariknya, jadwal Piala AFF 2026 tidak berbenturan dengan Super League 2026–2027, sehingga pemain diaspora bisa tampil penuh.

Situasi ini memberi keuntungan besar karena pemain berbasis lokal lebih mudah dipanggil dan disiapkan secara maksimal.

Starting XI Timnas Indonesia [Suara.com]

Persija Jakarta menjadi klub paling agresif merekrut diaspora, dengan mendatangkan Jordi Amat, Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, dan Cyrus Margono.

Persib Bandung menyusul dengan merekrut Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx untuk memperkuat kedalaman skuad.

Dewa United menghadirkan Ivar Jenner dan Rafael Struick, sementara Bali United mempercayakan lini depan kepada Jens Raven.

Kondisi ini membuat pelatih John Herdman memiliki banyak opsi berkualitas di setiap lini.

Baca Juga: Bang Jago Keturunan Indonesia Makin Bersinar di Eks Klub Sandy Walsh, Bisa Dipanggil John Herdman?

Ia diprediksi mengandalkan skema 3-4-3 yang menekankan keseimbangan antara soliditas bertahan dan agresivitas menyerang.

Di bawah mistar, Cyrus Margono berpotensi menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia.

Trio bek sejajar diisi Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Dion Markx yang dikenal kuat dalam duel dan distribusi bola.

Peran wing-back kanan dipercayakan kepada Eliano Reijnders, sementara sisi kiri ditempati Shayne Pattynama.

Di lini tengah, duet Thom Haye dan Ivar Jenner siap mengatur tempo sekaligus memutus serangan lawan.

Sektor depan diisi Yakob Sayuri di kanan, Rafael Struick di kiri, serta Mauro Zijlstra sebagai ujung tombak.

Load More