- Gabriel Palmero, pemain naturalisasi Malaysia, resmi bergabung dengan Kuching City FC di Liga Super Malaysia (9/2/2026).
- Palmero bebas transfer setelah kontraknya diputus CD Tenerife menyusul kasus pemalsuan dokumen yang menimpanya.
- Sanksi FIFA terhadap Palmero ditangguhkan sementara oleh CAS, memungkinkan dirinya kembali bermain sepak bola profesional.
Suara.com - Saga transfer yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Gabriel Palmero akhirnya menemui titik terang.
Setelah terkatung-katung akibat kasus pemalsuan dokumen, pemain kelahiran Spanyol itu dipastikan akan melanjutkan kariernya di Liga Super Malaysia bersama Kuching City FC.
Kepastian ini diumumkan secara resmi oleh pihak klub pada Senin (9/2/2026). Palmero bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya diputus oleh klub Spanyol, CD Tenerife menyusul skandal yang menimpanya.
Seperti diketahui, Palmero adalah satu dari tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang dijatuhi sanksi oleh FIFA berupa denda dan larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.
Namun hukuman tersebut saat ini ditangguhkan sementara oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengajukan banding.
Dengan adanya penangguhan sanksi tersebut, ketujuh pemain kini diizinkan untuk kembali merumput sambil menunggu putusan final dari CAS.
Palmero menjadi pemain terakhir dari tujuh nama tersebut yang berhasil mendapatkan klub baru, mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depannya.
Indikasi kepindahan Palmero ke Kuching City sebenarnya sudah tercium sebelumnya, saat sang pemain mulai mengikuti akun Instagram resmi klub berjuluk The Cats tersebut.
Pelatih Aidil Sharin Sahak juga sempat membuka kemungkinan untuk merekrut pemain Malaysia yang berkarier di luar negeri.
Baca Juga: Striker Keturunan Jakarta Jadi Top Skor di Klub Belanda, Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia?
Bagi Kuching City, kehadiran pemain berusia 24 tahun ini diharapkan dapat menambah daya gedor dan variasi serangan tim.
Sementara bagi Palmero, ini adalah kesempatan emas untuk menghidupkan kembali kariernya yang sempat terancam.
Sebelum tersandung kasus dan sanksi FIFA, Palmero telah mencatatkan empat penampilan bersama Harimau Malaya.
Berita Terkait
-
Isyarat PSSI: Debut John Herdman di Timnas Indonesia Tanpa Pemain Naturalisasi Baru
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, PSSI Buka Suara soal Naturalisasi Baru
-
Ordal PSSI Sebut John Herdman 'Lucu' Jika Tambah Pemain Naturalisasi Tanpa Cek Talenta Lama
-
Banyak Pemain Naturalisasi Main di BRI Super League, Arya Sinulingga: Banyak Teori Konspirasi!
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci