- Direktur Juventus, Marco Ottolini, menjelaskan kegagalan transfer striker Januari 2026 karena batasan finansial klub.
- Juventus tetap percaya diri dengan skuad saat ini menjelang laga krusial melawan pemuncak klasemen Inter Milan.
- Prioritas utama klub adalah mengamankan posisi empat besar Serie A sebelum fokus ke play-off Liga Champions.
Suara.com - Direktur baru Juventus, Marco Ottolini, mengungkap alasan di balik kegagalan klub mendatangkan striker pada bursa transfer Januari 2026.
Meski sempat menjalin negosiasi serius dengan sejumlah penyerang, Bianconeri akhirnya memilih tidak memaksakan transfer.
Juventus sebelumnya dikaitkan dengan beberapa nama, termasuk Randal Kolo Muani serta Youssef En-Nesyri.
Namun kesepakatan tak tercapai karena berbagai pertimbangan, terutama terkait parameter finansial klub.
“Kami memiliki batasan tertentu yang harus dipatuhi. Jika kondisinya tepat, kami tentu akan melakukan transfer. Namun itu tidak terjadi karena berbagai alasan,” ujar Ottolini kepada Sport Mediaset.
“Kami tetap senang dengan pemain yang ada dan percaya pada kualitas mereka.”
Di tengah proses internal tersebut, Juventus menghadapi jadwal krusial. Mereka akan berduel dengan Inter Milan dalam Derby d’Italia, berusaha menghentikan laju pemuncak klasemen Serie A.
Situasi klasemen juga semakin ketat setelah Juventus ditahan imbang 2-2 oleh Lazio, hasil yang membuat AS Roma menyamai poin mereka di posisi keempat.
Meski demikian, Ottolini tetap puas dengan performa tim.
Baca Juga: Aksi Emil Audero di Italia Bikin John Herdman Optimistis Sambut FIFA Series 2026
“Terkadang hasil datang, terkadang tidak. Tetapi kami sangat senang dengan cara tim bermain dan harus terus melangkah dengan keyakinan.”
Juventus menegaskan bahwa finis di empat besar Serie A menjadi prioritas utama musim ini.
Setelah itu, fokus akan beralih ke Liga Champions, di mana mereka bersiap menghadapi Galatasaray pada fase play-off.
“Target yang sangat penting bagi kami adalah finis di empat besar. Setelah itu kami akan berkonsentrasi ke Istanbul dan berharap bisa lolos ke putaran berikutnya,” tutup Ottolini.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Aksi Emil Audero di Italia Bikin John Herdman Optimistis Sambut FIFA Series 2026
-
Jatuh Bangun Emil Audero Lawan Atalanta: 7 Saves, 1 Blunder
-
Eks Inter Milan Ungkap Dua Pemain Kunci Juventus: Tanpa Winger Ini, Bianconeri Tak Bisa Jalan
-
Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
-
Eks MU Kartu Merah, Jay Idzes Ikut Kena Getahnya: Nilai Jeblok karena Banyak Kesalahan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah tapi Bonus Jadi Tanda Tanya Besar, Kok Bisa?
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Mati-matian Kalahkan Emil Audero Cs, Pelatih Atalanta Loncat Kegirangan
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis