- PSSI menaungi futsal nasional melalui FFI sebagai operator, di mana literasi publik mengenai hal ini masih minim.
- PSSI menanggung penuh seluruh pembiayaan Timnas Futsal, termasuk Piala Asia Futsal 2026 yang berakhir runner-up.
- PSSI didenda total 14 ribu dolar AS oleh AFC akibat dua pelanggaran penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026.
Suara.com - Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami bahwa futsal nasional berada di bawah naungan PSSI.
Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, bahkan sampai pembiayaan ditanggung federaso.
Arya menjelaskan, PSSI memiliki anggota bernama Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang bertugas mengelola kompetisi futsal.
FFI berperan sebagai operator futsal, sementara PSSI fokus pada pengelolaan sepak bola secara keseluruhan. Meski begitu, FFI tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan final terkait tim nasional futsal.
Penegasan tersebut disampaikan Arya menyusul masih minimnya literasi publik mengenai tata kelola futsal nasional.
"Ini penting supaya publik dan netizen paham. Futsal itu berada di bawah PSSI. Kadang-kadang masih banyak yang tidak mengerti, makanya literasi sepak bola dan futsal itu perlu," ukata Arya Sinulingga di GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa PSSI tidak pernah lepas tangan terhadap perkembangan futsal Indonesia, terutama terkait pembinaan dan pendanaan Timnas Futsal Indonesia.
PSSI disebut menanggung seluruh pembiayaan besar yang berkaitan dengan keikutsertaan timnas futsal di ajang internasional, termasuk Piala Asia Futsal 2026 yang baru saja digelar di Indonesia.
Pada turnamen tersebut, Timnas Futsal Indonesia mencatatkan prestasi bersejarah dengan menempati posisi runner-up setelah kalah dari Iran melalui adu penalti di partai final yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).
Baca Juga: Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
"Pembiayaan futsal itu kami tanggung. Yang kemarin di Piala Asia Futsal 2026 itu PSSI yang membiayai dan nilainya besar," jelasnya.
Bahkan, PSSI juga menanggung kerugian dari ajang tersebut. Ini karena AFC menjatuhi sanksi kepada PSSI berupa denda.
Berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik AFC, PSSI dinilai melakukan dua pelanggaran selama turnamen berlangsung.
Pelanggaran pertama terjadi pada laga Timnas Futsal Indonesia melawan Korea Selatan pada 27 Januari 2026, serta pertandingan Iran kontra Afganistan pada 1 Februari 2026.
Dalam kasus ini, PSSI dianggap melanggar Pasal 65 tentang tanggung jawab atas perilaku penonton dan Pasal 64 terkait penyelenggaraan pertandingan.
Akibat pelanggaran tersebut, PSSI dijatuhi denda sebesar 11 ribu dolar AS atau setara Rp185 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Tak Menemukan Kiper Bagus, Cerita Persib Panggil Lagi Pemain yang Sudah Pensiun
-
Juventus Panik Gagal Datangkan Striker Baru? Fokus Bianconeri Bukan Scudetto
-
Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah tapi Bonus Jadi Tanda Tanya Besar, Kok Bisa?
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Mati-matian Kalahkan Emil Audero Cs, Pelatih Atalanta Loncat Kegirangan
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia