- Inter Miami, milik David Beckham, menjadi klub MLS termahal dengan valuasi mencapai 1,4 miliar dolar AS.
- Kedatangan Lionel Messi meningkatkan valuasi Inter Miami secara signifikan, memicu potensi peningkatan pendapatan klub hingga 75 persen.
- Valuasi gabungan seluruh klub MLS saat ini mencapai 23 miliar dolar AS, menunjukkan pertumbuhan rata-rata 39 persen sejak 2021.
Suara.com - Inter Miami mencetak sejarah baru dengan menjadi klub paling bernilai di Major League Soccer (MLS). Klub milik David Beckham itu berhasil merebut posisi teratas dari LAFC, dengan valuasi mencapai 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp23,4 triliun.
Dilansir dari Zingnews, di bawah Inter Miami, daftar lima besar klub MLS termahal juga dihuni LA Galaxy dengan nilai 1,17 miliar dolar AS, disusul Atlanta United senilai 1,14 miliar dolar AS, serta New York City FC yang berada di angka 1,12 miliar dolar AS.
Secara keseluruhan, nilai gabungan 30 klub MLS kini menembus 23 miliar dolar AS. Rata-rata valuasi setiap tim mencapai 767 juta dolar AS, melonjak sekitar 39 persen dibandingkan tahun 2021.
Lonjakan paling signifikan dialami Inter Miami sejak kedatangan Lionel Messi. Sebelum megabintang asal Argentina itu bergabung, klub yang bermarkas di Florida tersebut hanya memiliki valuasi sekitar 585 juta dolar AS.
Kehadiran Messi membawa dampak besar, baik dari sisi komersial maupun popularitas global.
Pendapatan Inter Miami bahkan diperkirakan meningkat hingga 75 persen dan berpotensi menyentuh angka 250 juta dolar AS pada 2026. Capaian ini menjadi rekor baru yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah MLS.
Meski demikian, pertumbuhan pesat Inter Miami juga memunculkan kekhawatiran terkait kesenjangan antarklub. Saat ini, nilai Inter Miami tercatat sekitar 3,4 kali lipat dibandingkan CF Montreal yang hanya berada di kisaran 480 juta dolar AS.
Kondisi tersebut diperparah oleh masih terbatasnya pemasukan dari hak siar televisi. Setiap klub MLS saat ini rata-rata hanya menerima sekitar 5 juta dolar AS bersih, jauh tertinggal dari liga olahraga Amerika Serikat lain seperti NHL, yang klubnya bisa mengantongi hingga 40 juta dolar AS.
Sejumlah klub MLS juga menghadapi tantangan dalam hal kepemilikan. Vancouver Whitecaps dan San Jose Earthquakes disebut mengalami kesulitan mencari investor baru.
Baca Juga: Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
CEO Vancouver Whitecaps, Axel Schuster, mengungkapkan bahwa meski banyak kelompok investor menunjukkan minat, belum ada yang benar-benar siap mengambil alih kepemilikan saham.
MLS sendiri dijadwalkan memulai musim terbarunya pada 22 Februari. Inter Miami akan memasuki kompetisi sebagai juara bertahan, dengan sorotan besar tertuju pada kiprah mereka usai menjadi klub dengan valuasi tertinggi di liga.
Berita Terkait
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
-
Aroma Inter Miami di Persija Jakarta: Jean Mota Datang, Ryo Matsumura Terancam Didepak
-
Persija Harus Buang Satu Pemain Asing Jika Rekan Lionel Messi Bergabung
-
Siapa Jean Mota? Gelandang Incaran Persija yang Pernah Main Bareng Messi dan Suarez
-
Rumor Panas! Mantan Rekan Lionel Messi Gabung Persija Jakarta?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!