Bola / Bola Dunia
Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32 WIB
Lionel Messi bersama Inter Miami. [Dok. IG Inter Miami]
Baca 10 detik
  • Inter Miami, milik David Beckham, menjadi klub MLS termahal dengan valuasi mencapai 1,4 miliar dolar AS.
  • Kedatangan Lionel Messi meningkatkan valuasi Inter Miami secara signifikan, memicu potensi peningkatan pendapatan klub hingga 75 persen.
  • Valuasi gabungan seluruh klub MLS saat ini mencapai 23 miliar dolar AS, menunjukkan pertumbuhan rata-rata 39 persen sejak 2021.

Suara.com - Inter Miami mencetak sejarah baru dengan menjadi klub paling bernilai di Major League Soccer (MLS). Klub milik David Beckham itu berhasil merebut posisi teratas dari LAFC, dengan valuasi mencapai 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp23,4 triliun.

Dilansir dari Zingnews, di bawah Inter Miami, daftar lima besar klub MLS termahal juga dihuni LA Galaxy dengan nilai 1,17 miliar dolar AS, disusul Atlanta United senilai 1,14 miliar dolar AS, serta New York City FC yang berada di angka 1,12 miliar dolar AS.

Secara keseluruhan, nilai gabungan 30 klub MLS kini menembus 23 miliar dolar AS. Rata-rata valuasi setiap tim mencapai 767 juta dolar AS, melonjak sekitar 39 persen dibandingkan tahun 2021.

Lonjakan paling signifikan dialami Inter Miami sejak kedatangan Lionel Messi. Sebelum megabintang asal Argentina itu bergabung, klub yang bermarkas di Florida tersebut hanya memiliki valuasi sekitar 585 juta dolar AS.

Kehadiran Messi membawa dampak besar, baik dari sisi komersial maupun popularitas global.

Pendapatan Inter Miami bahkan diperkirakan meningkat hingga 75 persen dan berpotensi menyentuh angka 250 juta dolar AS pada 2026. Capaian ini menjadi rekor baru yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah MLS.

Meski demikian, pertumbuhan pesat Inter Miami juga memunculkan kekhawatiran terkait kesenjangan antarklub. Saat ini, nilai Inter Miami tercatat sekitar 3,4 kali lipat dibandingkan CF Montreal yang hanya berada di kisaran 480 juta dolar AS.

Kondisi tersebut diperparah oleh masih terbatasnya pemasukan dari hak siar televisi. Setiap klub MLS saat ini rata-rata hanya menerima sekitar 5 juta dolar AS bersih, jauh tertinggal dari liga olahraga Amerika Serikat lain seperti NHL, yang klubnya bisa mengantongi hingga 40 juta dolar AS.

Sejumlah klub MLS juga menghadapi tantangan dalam hal kepemilikan. Vancouver Whitecaps dan San Jose Earthquakes disebut mengalami kesulitan mencari investor baru.

Baca Juga: Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes

CEO Vancouver Whitecaps, Axel Schuster, mengungkapkan bahwa meski banyak kelompok investor menunjukkan minat, belum ada yang benar-benar siap mengambil alih kepemilikan saham.

MLS sendiri dijadwalkan memulai musim terbarunya pada 22 Februari. Inter Miami akan memasuki kompetisi sebagai juara bertahan, dengan sorotan besar tertuju pada kiprah mereka usai menjadi klub dengan valuasi tertinggi di liga.

Load More