Bola / Bola Dunia
Rabu, 11 Februari 2026 | 11:35 WIB
Bojan Hodak jelang lawan Ratchaburi di ACL 2. [Dok. Suara.com/Rahman]
Baca 10 detik
  • Persib Bandung akan bertandang ke markas Ratchaburi FC pada leg pertama 16 besar ACL Two, Rabu (11/2/2026).
  • Pelatih Ratchaburi, Worrawoot Srimaka, mengakui kekuatan Persib namun menargetkan kemenangan kandang mutlak.
  • Bojan Hodak, pelatih Persib, optimis timnya membaik setelah adaptasi pemain baru berjalan sukses jelang laga.

Suara.com - Persaingan sengit akan tersaji saat Persib Bandung melawat ke markas Ratchaburi FC dalam laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Menjelang duel yang akan digelar di Stadion Ratchaburi, Thailand pada Rabu (11/2/2026), perang urat syaraf dari kedua juru taktik pun dimulai.

Pelatih tuan rumah, Worrawoot Srimaka secara terbuka mengakui kekuatan Persib Bandung.

Juru taktik asal Thailand itu menilai Maung Bandung sebagai tim kuat yang berpotensi menyulitkan anak asuhnya.

Namun, bermain di hadapan pendukung sendiri, ia menegaskan bahwa target kemenangan adalah harga mati.

"Kami tahu, ini pertandingan yang sulit. Namun ini pertandingan kandang," kata Worrawoot Srimaka dikutip dari laman resmi Persib.

"Jadi kami akan melakukan segalanya demi meraih kemenangan," sambungnya.

Lebih lanjut, Srimaka memberikan peringatan keras kepada skuadnya jelang hadapi Pangeran Biru.

Sadar bahwa ini adalah sistem dua leg, pelatih berusia 54 tahun itu menuntut para pemainnya untuk tampil disiplin dan meminimalisir kesalahan agar memiliki bekal positif saat bertandang ke Bandung pada leg kedua, 18 Februari 2026 mendatang.

Baca Juga: Bojan Hodak Prediksi Lawan Ratchaburi FC Bakal Berlangsung Ketat

"Hanya ada dua pertandingan. Jadi kami harus berhati-hati, sebisa mungkin jangan membuat kesalahan," ucap Srimaka.

Di kubu seberang, pelatih Persib, Bojan Hodak merespons dengan kabar baik dan optimisme tinggi.

Juru taktik asal Kroasia itu menegaskan bahwa performa timnya terus menunjukkan grafik menanjak seiring berjalannya waktu.

Menurutnya, ini tidak terlepas dari proses adaptasi para pemain, terutama rekrutan anyar, yang berjalan lancar.

"Kami mengganti hampir lebih dari setengahnya di tim termasuk seluruh pemain asing," ujar Bojan Hodak.

"Saat itu mereka butuh waktu untuk beradaptasi. Tapi sekarang, kami sudah lebih baik," tambahnya.

Hodak juga menyadari bahwa lawannya telah melakukan perubahan, dan ia menantikan pembuktian di atas lapangan.

"Mereka (Ratchaburi) juga melakukan perubahan, jadi kita akan lihat saja besok," pungkas Bojan Hodak.

Load More