- Kedatangan diaspora Timnas di BRI Super League menimbulkan perdebatan, didorong faktor gaji besar serta menipisnya peluang Eropa.
- Terdapat lima pemain diaspora dinilai terlalu bagus untuk Super League karena performa apik di kompetisi Eropa.
- Miliano Jonathans, Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Dean James dianggap akan mengalami penurunan karier bermain di Indonesia.
Suara.com - Kedatangan sejumlah pemain diaspora Timnas Indoensia di kompetisi BRI Super League timbulkan pro dan kontra.
Ada yang mendukung, namun tak sedikit yang mencemooh dengan menyebut para pemain ini telah habis karier di kompetisi Eropa.
Dari Thom Haye hingga teranyar Shayne Pattynama serta Mauro Zijlstra memutuskan untuk melanjutkan karier sepak bolanya di Indonesia.
Faktor imimg-iming gaji besar dan popularitas tentu jadi pendorong pemain ini untuk datang ke BRI Super League, selain tentu saja soal peluang untuk tetap berkarier di Eropa yang makin menipis.
Namun setidaknya ada 5 pemain diaspora Timnas Indonesia yang 'dilarang' untuk main di Liga 1, faktor karier moncer di Eropa dan usia muda jadi alasannya.
Berikut 5 pemain diaspora Timnas Indonesia yang dilarang main di BRI Super League
Sempat terkatung-katung saat masih bermain di FC Utrecht, pemain keturunan Depok ini tunjukkan perfomance menawan sebagai pemain pinjaman di Excelsior.
Ia sukses menorekan 2 gol dari 5 pertandingan Eredivisie. Hebatnya lagi dua gol itu ia cetak ke gawang raksasa Belanda, AZ dan Ajax.
Baca Juga: Timnas Indonesia Diajak Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2026, Ini Bocorannya!
Usia yang msaih sangat muda dan kemampuannya bermain di level elit Belanda membuat Miliano Jonathans 'diharamkan' main di BRI Super League.
2. Jay Idzes
Nama kedua tentu saja kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Kariernya di Serie A begitu moncer. Bang Jay bahkan sempat dirumorkan diminati oleh dua raksasa Serie A, AC Milan dan Inter Milan.
Bermain di Liga Indonesia tentu saja jadi penurunan karier untuk pemain yang sudah mencatatkan 2 gol dari 24 laga bersama Sassuolo.
Selanjutnya ada nama bek LOSC Lille, Calvin Verdonk. Ia sudah sangat nyaman untuk bermain di level elit Eropa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
-
Jay Idzes Sebut Timnas Indonesia Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar Usai Bantai Saint Kitts
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Bentrok di Final FIFA Series 2026